Jum'at, 27 Februari 2015
  KPU: Tinggal Menunggu Kepastian Jadwal Pilkada | 16 Hotspot Terdeteksi di Riau | PLN Harapkan Partisipasi Masyarakat | Musrenbang Kecamatan Pasir Penyu Dan Batang Cenaku | Walikota: Pengelolaan Migas Harus Berwawasan Lingkungan | Warga Pekanbaru Bisa Dapatkan KTP Seumur Hidup
 
 
Kamis, 26/02/2015 - 17:57:13 WIB
Tidak Ada Persoalan Anggaran
KPU: Tinggal Menunggu Kepastian Jadwal Pilkada
Kamis, 26/02/2015 - 17:43:01 WIB
Bengkalis Terbanyak
16 Hotspot Terdeteksi di Riau
Kamis, 26/02/2015 - 17:37:27 WIB
Mengingat Daya Listrik yang Kecil
PLN Harapkan Partisipasi Masyarakat
Kamis, 26/02/2015 - 17:32:53 WIB
Pembangunan Jalan Harapan Utama Warga
Musrenbang Kecamatan Pasir Penyu Dan Batang Cenaku
Kamis, 26/02/2015 - 17:25:04 WIB
Hadiri Musyawarah Nasional III Forum Konsultasi Daerah Penghasil Migas
Walikota: Pengelolaan Migas Harus Berwawasan Lingkungan
Kamis, 26/02/2015 - 17:21:24 WIB
Jaminan Bagi Warganya
Warga Pekanbaru Bisa Dapatkan KTP Seumur Hidup
Kamis, 26/02/2015 - 17:16:00 WIB
Wujud Perhatian Pemko Pekanbaru
Wawako Minta Diskes Proaktif Data Korban DBD
Sabtu, 21/04/2012 - 09:10:11 WIB
Ibu Sejati dan Harum Namanya
Biografi R.A Kartini, Riwayat dan Perjuangannya
Rabu, 07/05/2014 - 12:01:59 WIB
Pasca Dilantik Beberapa Waktu Lalu
Ketua DPRD Siak Terima Audiensi GWI Siak
Rabu, 28/05/2014 - 00:33:01 WIB
Menuju Pilpres 2014
Berikut Nomor Rekening Sumbangan untuk Jokowi-JK
Minggu, 01/04/2012 - 21:21:09 WIB
Diduga berawal dari dana Agunan 4 Milyar
Suruhan Bupati Inhil, Teror Rumah Sulastri
Sabtu, 30/11/2013 - 06:48:52 WIB
Cahaya di Langit Eropa
Nonton Bareng, Presiden Puji Film 99
Jumat, 24/02/2012 - 22:09:55 WIB
Berawal dari Kue Ultah, Wetty mendapat SP III
LSM Nilai Perusahaan GH Arogan dan Otoriter
Rabu, 13/02/2013 - 09:25:12 WIB
Ketentuan dan Persyaratan
Penerimaan Brigadir Polisi Tahun 2013
Senin, 14/10/2013 - 20:46:20 WIB
Odmil Medan Tidak Kunjung Gelar Sidang
Senin, 14/07/2014 - 16:30:25 WIB
Bupati Nias Tutup Pendampingan di Shelter
Senin, 30/09/2013 - 19:32:58 WIB
Khairul Meninggal dengan Cara Misterius
Selasa, 25/02/2014 - 09:29:51 WIB
Saksi Tidak Yakin Clara Melakukan Korupsi
Rabu, 03/12/2014 - 10:39:50 WIB
Polsek Batang Ringkus Pemilik Narkotika Jenis Sabu
Senin, 15/09/2014 - 18:02:12 WIB
45 Anggota DPRD Inhil Resmi Dilantik
Rabu, 24/09/2014 - 22:57:28 WIB
Poniman: Kesempurnaan Milik Sang Pencipta
 
Pekanbaru
Walikota Pekanbaru Sesalkan Demo Guru

Pekanbaru - ant/pde/mn - Rabu, 21/08/2013 - 16:16:28 WIB
Pekanbaru, Riausidik.com - Wali Kota Pekanbaru, Riau, Firdaus MT menyesalkan sikap para guru Kecamatan Marpoyan Damai yang melakukan aksi demo hanya karena ketidakpercayaan terhadap kepala sekolah setempat dalam pengelolaan keuangan.

"Tindakan demo itu dianggap tidak mendidik karena menganggu proses belajar mengajar para murid," kata Firdaus MT di Pekanbaru, Rabu.

Menurut dia, para guru sebaiknya dapat menyalurkan apirasi ke pihak berwenang bila perlu mengirim surat ke Walikota dengan bukti yang kuat tentang pengelolaan keuangan sekolah, bila memang salah langsung diambil sikap.

Pernyataan tersebut terkait puluhan guru SD Negeri 042 melakukan aksi demo menuntut kepala sekolah Nurhasanah untuk mundur dari jabatan karena diduga tidak transparan dalam pengelolaan keuangan.

Namun dalam aksi demo itu menyebabkan proses belajar mengajar terhenti dan para murid dipersilahkan untuk pulang ke rumah masing-masing.

Padahal sebelumnya pihak Dinas Pendidikan Pemkot Pekanbaru melalui Kepala Bidang Pengembangan TK dan SD Naguib Nasution mendatangi sekolah yang terletak di Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Marpoyan Damai itu.

Sedangkan Kepala Sekolah Nurhasanah malah menuding majelis guru salah menuduh padahal dana operasional sekolah telah dimanfaatkan untuk kepentingan proses belajar mengajar.

Kepala Dinas Pendidikan Pemkot Pekanbaru Zulfadil mengatakan pihaknya masih mempelajari masalah tuntutan guru tersebut untuk diambil tindakan.

Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Ade Hartati mengatakan bahwa Kepala Dinas Pendidikan setempat harus tegas bertindak dan menentukan sikap terkait aksi para guru SD tersebut.

"Kepala sekolah sebaiknya dapat berbaur dengan guru dan menengarkan aspirasi bukan bertindak sendiri," kata Hartati.

Dia mengharapkan agar kasus serupa tidak boleh terulang dan kepada masing-masing pimpinan sekolah harus terbuka dalam pengelolaan keuangan supaya belakangan tidak tersandung masalah hukum. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved