Jum'at, 18 April 2014
  Bupati Bengkalis Jadi Irup | RSUD Bengkalis Sediakan 2 Ruang Isolasi | Bupati Bengkalis Kunjungi Pasien Korban Kebakaran | Sekeluarga Mengalami Luka Bakar | Bupati Bengkalis Kecewa Wisma Atlet tidak ter-Urus | Anak Menteri Syarief Hasan Ditetapkan Tersangka
 
 
Jumat, 18/04/2014 - 00:40:21 WIB
Hari Kesadaran Nasional
Bupati Bengkalis Jadi Irup
Kamis, 17/04/2014 - 16:53:21 WIB
Antisipasi Adanya Caleg Stress
RSUD Bengkalis Sediakan 2 Ruang Isolasi
Kamis, 17/04/2014 - 16:43:41 WIB
Usai Menyerahkan Bantuan
Bupati Bengkalis Kunjungi Pasien Korban Kebakaran
Kamis, 17/04/2014 - 16:30:56 WIB
Akibat Listrik Mati, Seorang Balita Meninggal Dunia
Sekeluarga Mengalami Luka Bakar
Kamis, 17/04/2014 - 16:16:27 WIB
Habiskan Anggaran Daerah 2012 Milyaran Rupiah
Bupati Bengkalis Kecewa Wisma Atlet tidak ter-Urus
Kamis, 17/04/2014 - 15:54:01 WIB
Dugaan Korupsi Pengadaan Viedo Tronasan
Anak Menteri Syarief Hasan Ditetapkan Tersangka
Kamis, 17/04/2014 - 11:35:10 WIB
Berbagai Prospek Keunggulan Daerah di Tayangkan
Wabup Pelalawan Hadiri AITIS 2014 di Jakarta
Jumat, 24/02/2012 - 22:09:55 WIB
Berawal dari Kue Ultah, Wetty mendapat SP III
LSM Nilai Perusahaan GH Arogan dan Otoriter
Sabtu, 30/11/2013 - 06:48:52 WIB
Cahaya di Langit Eropa
Nonton Bareng, Presiden Puji Film 99
Minggu, 01/04/2012 - 21:21:09 WIB
Diduga berawal dari dana Agunan 4 Milyar
Suruhan Bupati Inhil, Teror Rumah Sulastri
Sabtu, 21/04/2012 - 09:10:11 WIB
Ibu Sejati dan Harum Namanya
Biografi R.A Kartini, Riwayat dan Perjuangannya
Rabu, 13/02/2013 - 09:25:12 WIB
Ketentuan dan Persyaratan
Penerimaan Brigadir Polisi Tahun 2013
Kamis, 23/02/2012 - 19:28:35 WIB
Diduga Terima Gratifikasi dari PT. RAPP
IPSPK3-RI Laporkan Bupati Meranti ke KPK
Sabtu, 17/03/2012 - 14:25:15 WIB
Perekrutan Honorer Dishub Riau Dipertanyakan
Pemprov. Riau Tidak Dapat Bayar Gaji
Senin, 07/04/2014 - 13:35:57 WIB
Maimanah Umar Calon DPD-RI di Duga Terlibat Politik Uang
Selasa, 01/04/2014 - 13:58:24 WIB
Pengurus DPD dan DPC GWI se-Riau Dilantik
Jumat, 21/03/2014 - 12:48:01 WIB
Dewan Pers Putuskan SKU Berantas Langgar Kode Etik
Jumat, 21/03/2014 - 12:48:01 WIB
Dewan Pers Putuskan SKU Berantas Langgar Kode Etik
Senin, 17/02/2014 - 12:28:17 WIB
Maret, Datsun GO dan Datsun GO+ Sudah Bisa di Pesan
Kamis, 20/03/2014 - 13:52:34 WIB
LSM Laporkan Kadis dan Kabid BM ke KPK
Senin, 24/02/2014 - 17:06:38 WIB
Kepsek SMKN 2 Bengkalis Ancam Tuntut Wartawan
 
Pekanbaru
Walikota Pekanbaru Sesalkan Demo Guru

Pekanbaru - ant/pde/mn - Rabu, 21/08/2013 - 16:16:28 WIB
Pekanbaru, Riausidik.com - Wali Kota Pekanbaru, Riau, Firdaus MT menyesalkan sikap para guru Kecamatan Marpoyan Damai yang melakukan aksi demo hanya karena ketidakpercayaan terhadap kepala sekolah setempat dalam pengelolaan keuangan.

"Tindakan demo itu dianggap tidak mendidik karena menganggu proses belajar mengajar para murid," kata Firdaus MT di Pekanbaru, Rabu.

Menurut dia, para guru sebaiknya dapat menyalurkan apirasi ke pihak berwenang bila perlu mengirim surat ke Walikota dengan bukti yang kuat tentang pengelolaan keuangan sekolah, bila memang salah langsung diambil sikap.

Pernyataan tersebut terkait puluhan guru SD Negeri 042 melakukan aksi demo menuntut kepala sekolah Nurhasanah untuk mundur dari jabatan karena diduga tidak transparan dalam pengelolaan keuangan.

Namun dalam aksi demo itu menyebabkan proses belajar mengajar terhenti dan para murid dipersilahkan untuk pulang ke rumah masing-masing.

Padahal sebelumnya pihak Dinas Pendidikan Pemkot Pekanbaru melalui Kepala Bidang Pengembangan TK dan SD Naguib Nasution mendatangi sekolah yang terletak di Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Marpoyan Damai itu.

Sedangkan Kepala Sekolah Nurhasanah malah menuding majelis guru salah menuduh padahal dana operasional sekolah telah dimanfaatkan untuk kepentingan proses belajar mengajar.

Kepala Dinas Pendidikan Pemkot Pekanbaru Zulfadil mengatakan pihaknya masih mempelajari masalah tuntutan guru tersebut untuk diambil tindakan.

Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Ade Hartati mengatakan bahwa Kepala Dinas Pendidikan setempat harus tegas bertindak dan menentukan sikap terkait aksi para guru SD tersebut.

"Kepala sekolah sebaiknya dapat berbaur dengan guru dan menengarkan aspirasi bukan bertindak sendiri," kata Hartati.

Dia mengharapkan agar kasus serupa tidak boleh terulang dan kepada masing-masing pimpinan sekolah harus terbuka dalam pengelolaan keuangan supaya belakangan tidak tersandung masalah hukum. ***
(1071) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2013 CV. ELANG NUSA PERS, All Rights Reserved