Kamis, 21 Juni 2018
  Plt Gubri Cek Lima Menit Sebelum Apel Perdana Pasca Libur Idul Fitri Dimulai | Penerimaan CPNS, BKD Riau Masih Tunggu Kabar Dari Pusat | Sudah Masuk Usia ke 53 Tahun, Pulau Balai Cup Terus Meriah | Kamis Pagi, Pemkab Bengkalis Gelar Apel Bersama di Halaman Kantor Bupati | Ke GAS, Sekdakab Inhil Takjub Penampilan Pemuda dalam Kreasi Anak Negeri | Mendagri Prediksi Hasil Pilkada Tidak Jauh Dari Survei
 
 
Senin, 16/10/2017 - 21:14:05 WIB
Resmi Jabat Gubernur DKI
Anies: Saatnya Tunaikan Janji
Sabtu, 13/08/2016 - 06:43:25 WIB
Olimpiade 2016
Hendra-Ahsan Ditaklukan Endo-Hayakawa
Kamis, 21/09/2017 - 23:18:23 WIB
Ruhut Kritik Prabowo
Netizen Tagih Janji Potong Kuping
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
Minggu, 26/02/2017 - 18:30:08 WIB
Maret, Kawasaki Luncurkan Model Baru
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Kamis, 02/11/2017 - 18:52:08 WIB
Melompat 19 Tingkat
Kemudahan Berusaha di Indonesia Kini Nomor 72
 
Inhil
Jual Sabu ke Polisi, Nasib Pemuda Ini..

Inhil - tor/sc/mn - Jumat, 22/09/2017 - 07:28:31 WIB
Ilustrasi. [nt]
Tembilahan, Riausidik.com - Unit Opsnal Sat Res Narkoba Polres Indragiri Hilir dan Unit Opsnal Polsek Mandah, berhasil mengamankan dua orang lelaki karena terbukti memiliki narkotika jenis sabu-sabu di tempat yang berbeda pada Rabu (20/9/2017) kemarin.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dolifar Manurung, melalui Kasat Res Narkoba AKP Bachtiar, mengatakan penangkapan dilakukan terhadap dua orang tersebut melalui penyamaran petugas sebagai pembeli barang haram tersebut.

"Kita tangkap kedua orang ini dari tempat yang berbeda dan jaringan yang berbeda," kata Bachtiar, Kamis (21/9/2017).

Tersangka pertama berinisial AR (25) ditangkap pada pukul 10.45 WIB, di Jalan Sabilal Muhtadin Tembilahan Hulu. Ia merupakan warga Jalan H Arif, Tembilahan. Ia diamankan Unit Opsnal Sat Res Narkoba Polres Indragiri Hilir, yang menyamar jadi pembeli barang haram tersebut.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, tersangka sering mengedarkan sabu-sabu. Petugas kemudian memancing tersangka dengan cara pembelian terselubung. Lokasi transaksi yang disepakati dilakukan di Jalan Sabilal Muhtadin.

"Setelah ditunggu, akhirnya tersangka yang tidak menyangka akan bertransaksi dengan Polisi, muncul ditempat tersebut. AR langsung diamankan, dengan disaksikan warga setempat," urai Bachtiar mengenang.

Di tempat tersebut, polisi melakukan penggeledahan dan ditemukan 2 paket sedang sabu-sabu, yang disimpan dalam kotak rokok HMild. Saat diinterogasi, AR mengaku, bahwa dirumahnya masih menyimpan sabu-sabu.

"Penggeledahan kemudian dilanjutkan dirumah tersangka dan kembali ditemukan 2 paket sedang sabu-sabu seberat 11.25 gram. Selain sabu-sabu juga disita 1 unit motor Suzuki Smash, 1 unit HP Nokia," terangnya.

Tak berhenti di situ, usai menangkap AR, Polres Inhil melalui Polsek Mandah, juga mengamankan seorang petani berinisial Syah (41 tahun), warga Desa Terusan Beringin Jaya Kecamatan Mandah.

Ia ditangkap atas dasar kepemilikan sabu-sabu yang berawal dari penyelidikan bersumber informasi warga. Kapolsek Mandah IPTU Warno memerintahkan Personel Polsek Mandah, untuk melakukan penyelidikan di lapangan.

"Setelah diketahui orang yang sering melakukan transaksi narkotika, dilakukan pembelian terselubung, sama seperti metode yang pertama," kata Warno.

Setelah disepakati tempat transaksi adalah di Lapangan Volley Saka Jalan Desa Bente Kecamatan Mandah, ternyata tersangka secara sepihak membatalkan transaksi dengan memindahkan lokasi di Pelabuhan Pundur Ringin I Desa Teluk Pundur Kecamatan Pelangiran.

Tidak mau kehilangan buruan, Petugas selanjutnya menuju ke tempat yang dijanjikan. Ditempat tersebut, petugas yang menyamar berjumpa dengan tersangka Syah. Syah kemudian mengambil tas ransel dan mengeluarkan amplop yang berisi sabu-sabu.

"Saat itulah, petugas menangkap tersangka dan mengamankan barang bukti berupa 1 paket masing-masing besar, sedang dan kecil sabu-sabu," lanjut Warno.

Selain itu juga disita 1 unit HP Android merk Infinix warna putih, 1 unit HP merk Strowbery warna hitam, 1 unit HP Nokia warna hitam, 1 bilah badik, 1 buah kalkulator, dan dompet berisikan uang tunai Rp136 ribu.

"Saat ini kedua tersangka dan barang bukti, sudah diamankan di Polres Indragiri Hilir dan Polsek Mandah untuk proses penyidikan lebih lanjut," jelas Dolifar menutup. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk