Kamis, 18 Januari 2018
  3 Perda Disahkan DPRD Riau | Gubri Ajak Berikan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat | Mitra Kukar Ingin 3 Angka di Laga Perdana | Presiden Venezuela Berikan Bonus untuk Ibu Hamil Rp 73 Ribu | Amankan Belasan Paket Sabu, Warga Langgam Ini Polisi Sita Dua Pucuk Senjata | Jokowi Lantik Idrus Marham, Moeldoko, Agum Gumelar, dan KSAU Baru
 
 
Rabu, 17/01/2018 - 13:57:48 WIB
3 Perda Disahkan DPRD Riau
Rabu, 17/01/2018 - 13:47:24 WIB
Usai Lantik 542 Pejabat
Gubri Ajak Berikan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat
Rabu, 17/01/2018 - 12:00:37 WIB
Piala Presiden 2018
Mitra Kukar Ingin 3 Angka di Laga Perdana
Rabu, 17/01/2018 - 11:52:05 WIB
Presiden Venezuela Berikan Bonus untuk Ibu Hamil Rp 73 Ribu
Rabu, 17/01/2018 - 11:44:40 WIB
Amankan Belasan Paket Sabu, Warga Langgam Ini Polisi Sita Dua Pucuk Senjata
Rabu, 17/01/2018 - 11:30:45 WIB
Jokowi Lantik Idrus Marham, Moeldoko, Agum Gumelar, dan KSAU Baru
Rabu, 17/01/2018 - 11:21:30 WIB
Jokowi Izinkan Airlangga Hartarto Rangkap Jabatan
Sabtu, 13/08/2016 - 06:43:25 WIB
Olimpiade 2016
Hendra-Ahsan Ditaklukan Endo-Hayakawa
Jumat, 12/08/2016 - 12:31:46 WIB
HEBOH! Atlet Korsel Foto Panas Bareng Pesenam Korut
Senin, 08/08/2016 - 09:24:00 WIB
Dihujat di Negeri Sendiri
Indonesia Raih Emas untuk Seragam Terbaik Rio 2016
Jumat, 05/08/2016 - 14:09:52 WIB
Jelang Olimpiade
Pemain Bulutangkis Dunia Lee Chong Wei Merasa Tertekan
Selasa, 22/11/2016 - 17:14:25 WIB
Sudah Bertemu dengan Prabowo dan Megawati
Akankah Jokowi Temui SBY?
Rabu, 23/11/2016 - 19:46:37 WIB
Setya Novanto Diajukan Kembali jadi Ketua DPR
Ini Respon Presiden Joko Widodo
Kamis, 17/11/2016 - 19:34:27 WIB
Pasca Penetapan Statusnya sebagai Tersangka
Sederet Artis Papan Atas Banjiri Dukungan ke Ahok
 
Pelalawan
Cara yang Dilakukan Disdukcapil Pelalawan untuk Perekaman 2017

Pelalawan - tpc/t - Rabu, 13/12/2017 - 13:18:21 WIB

Pelalawan, Riausidik.com - Di Kabupaten Pelalawan, aktivitas perekaman e-KTP terkendala akibat kerusakan alat perekaman di beberapa kecamatan. Kerusakan perangkat sudah terjadi sejak dua bulan terakhir.

Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pelalawan Nitpto Anin, alat perekam data yang rusak total ada di tujuh kecamatan, yakni di Kecamatan Kuala Kampar, Teluk Meranti, Ukui, Bandar Petalangan, Pangkalan Kuras, Pangkalan Kerinci, dan Langgam.

Untuk mengantisipasinya, Disdukcapil melakukan perekaman keliling.

"Kita masih memiliki satu alat yang saat ini kita pakai merekam keliling ke desa-desa di kecamatan. Seperti itu salah satu solusinya," beber Nipto Anin, Kamis, (7/12/2017) lalu.

Selain itu, kata Nipto, masyarakat juga bisa melakukan perekaman data e-KTP di kecamatan lain.
Eksklusif Setahuhun e-KTP kok belum cetak

Namun jarak yang cukup jauh menjadi penghambat warga mendatangi kantor camat tetangganya.

Berdasarkan data yang dimiliki Disdukcapil yang diterima dari Kementerian Dalam Negeri, penduduk Pelalawan saat ini mencapai 365.817 jiwa.

Dari jumlah itu warga yang wajib memiliki e-KTP sekitar 240.054 jiwa.

Sejauh ini sudah melakukan perekaman data e-KTPmencapai 200.054 jiwa.

"Masih ada sekitar 40 ribu jiwa lagi yang belum merekam. Angka itu terus bertambah dan berubah seiring dengan perpindahan masyarakat," tandasnya.

Setelah diinventarisir, Disdukcapil Pelalawan menemukan lima kendala dalam proses perekaman.

Di antarnya jauhnya jarak dusun ataupun desa ke ibu kota kecamatan terutama di wilayah perairan.

Akibatnya biaya transportasi ke kantor kecamatan cukup mahal.

Selain itu tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah dalam mengurus administrasi kependudukan, terutama masyarakat suku terpencil.

Kemudian kerusakan alat perekam KTP-el yang terjadi di tujuh kecamatan dari 12 kecamatan.

Meski perangkat itu sudah dibawa ke Kemendagri untuk diperbaiki, hingga kini belum selesai.

Gangguan pada jaringan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) yang sering terjadi juga jadi kendala.

"Disamping itu kita belum memiliki mobil pelayanan keliling untuk mempercepat pemenuhan administrasi kependudukan," tandasnya.

Disdukcapi telah mengajukan pembelian alat perekam KTP-el pada APBD tahun 2018 mendatang.

Ada tujuh unit yang akan diadakan melalui anggaran daerah. Untuk membantu aktivitas perekaman tahun mendatang.

Sedangkan untuk proses pencetakan e-KTP, Disdukcapil Pelalawan juga terkendala peralatan printer yang rusak.

Dari dua alat pencetak, satu di antaranya rusak total sejak tiga bulan lalu.

Alat itu telah dikirim ke Disdukcapil Provinsi Riau untuk diperbaiki, namun sparepart yang diminta ke pusat belum juga datang.

Sedangkan satu alat printer lagi sering bermasalah dan tidak berfungsi maksimal.

Jika dioperasikan dalam waktu yang lama, perangkat itu akan rusak karena terlalu panas.

Petugas mesti menunggu proses pendinginan agar bisa digunkan kembali.

"Normalnya bisa memproduksi sampai 300 keping sehari, ini hanya 30 sampai 40 keping saja. Ini yang menjadi kendala kita," keluhnya.

Mantan Kepala Satpol PP ini menyatakan, pihaknya juga sudah mengajukan pembelian printer empat unit untuk tahun depan.

Kondisi ini mengakibatkan daftar tunggu pencetakan KTP membeludak.

Saat ini warga yang sudah merekam data tapi kepingan e-KTP belum dicetak sekitar 15 ribu orang.

Petugas hanya bisa mencicil pencetakan yang telah merekam sejak awal tahun 2017.

Stok blanko yang saat ini dimiliki Disdukcapil sekitar 6.449 keping dan akan dikirim lagi dari Kemendagri sebanyak 5 ribu keping.

Untuk mengantisipasi urusan administrasi masyarakat, Disdukcapil memberikan Surat Keterangan (Suket) sebagai pengganti KTP dan telah dikeluarkan sebanyak 11.979 lembar. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk