Kamis, 21 Juni 2018
  Plt Gubri Cek Lima Menit Sebelum Apel Perdana Pasca Libur Idul Fitri Dimulai | Penerimaan CPNS, BKD Riau Masih Tunggu Kabar Dari Pusat | Sudah Masuk Usia ke 53 Tahun, Pulau Balai Cup Terus Meriah | Kamis Pagi, Pemkab Bengkalis Gelar Apel Bersama di Halaman Kantor Bupati | Ke GAS, Sekdakab Inhil Takjub Penampilan Pemuda dalam Kreasi Anak Negeri | Mendagri Prediksi Hasil Pilkada Tidak Jauh Dari Survei
 
 
Senin, 16/10/2017 - 21:14:05 WIB
Resmi Jabat Gubernur DKI
Anies: Saatnya Tunaikan Janji
Sabtu, 13/08/2016 - 06:43:25 WIB
Olimpiade 2016
Hendra-Ahsan Ditaklukan Endo-Hayakawa
Kamis, 21/09/2017 - 23:18:23 WIB
Ruhut Kritik Prabowo
Netizen Tagih Janji Potong Kuping
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
Minggu, 26/02/2017 - 18:30:08 WIB
Maret, Kawasaki Luncurkan Model Baru
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Kamis, 02/11/2017 - 18:52:08 WIB
Melompat 19 Tingkat
Kemudahan Berusaha di Indonesia Kini Nomor 72
 
Pemprov Riau
Gubri Tanam 25 ribu Pohon Bersama Masyarakat Kuansing

Pemprov Riau - rgc/mcr - Rabu, 13/12/2017 - 13:54:32 WIB
Gubri H Arsyadjuliandi Rachman menanam pohon pada Hari Menanam Pohon Indonesia Tahun 2017, di Desa Pantai, Kec. Kuantan Mudik – Kab. Kuansing
Riau, Riausidik.com - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman bahu-membahu bersama ribuan masyarakat di Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau untuk menanam sebanyak 25 ribu pohon. Yang mana, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk gerakan penghijauan atau penanaman kembali hutan yang rusak (reboisasi).

"Pada saat kita menanam pohon, berarti kita sedang berupaya menyelamatkan keberlanjutan generasi yang akan datang. Selain memperbaiki lingkungan, menanam pohon juga harus memberikan manfaat langsung terhadap kesejahteraan masyarakat," kata pria yang akrab disapa Andi Rachman di Pekanbaru, Selasa (12/12/2017).

Oleh karenanya, lanjut Andi, perlu dipilih tanaman yang dapat memberikan dua keuntungan sekaligus perlu dikembangkan sebuah model yang mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih jelas, sehingga pergerakan ekonomi di daerah semakin baik.

"Program ini sangat baik jika dapat dikembangkan di Kabupaten, Kecamatan dan Desa. Sekarang kita bagikan bibit durian, matoa, nangka, petai, jengkol dan banyak lagi. Jika ini dikembangkan, bisa menambah pendapatan," ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau, Ervin Rizaldi mengatakan, bahwa kondisi hutan di Hutan Lindung Bukit Betabuh di Kuansing kondisinya sangat memprihatinkan. Di sana, kondisi hutan premier yang luasnya mencapai 44 ribu hektare sekarang sudah habis.

"Tinggal hutan sekunder, ada beberapa pohon tapi gak banyak, sisanya 17 ribu itu pun diselingi semak belukar. Perlu reboisasi," ujarnya. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk