Kamis, 09 April 2020
  Pimpinan DPRD Riau Sepakat Anggaran Keluar Negeri dan Mobdis Dialihkan | Polda Riau OTT Sejumlah Kepala Desa di Kampar | Polda Riau Bongkar Sindikat Pencurian Minyak Mentah | Polda Sumbar Tangkap Lima Pelaku Tambang Emas Ilegal | Pasien Sembuh COVID-19, Ajak Masyarakat Patuhi Imbauan Pemerintah | Sri Mulyani Paparkan Skema Penyaluran Stimulus Rp150 Triliun
 
 
Selasa, 24/03/2020 - 16:35:57 WIB
Untuk Penanganan Virus Corona
Pimpinan DPRD Riau Sepakat Anggaran Keluar Negeri dan Mobdis Dialihkan
Rabu, 08/04/2020 - 21:06:01 WIB
Diduga Peras Pengusaha
Polda Riau OTT Sejumlah Kepala Desa di Kampar
Rabu, 08/04/2020 - 21:01:55 WIB
Polda Riau Bongkar Sindikat Pencurian Minyak Mentah
Rabu, 08/04/2020 - 20:57:58 WIB
Polda Sumbar Tangkap Lima Pelaku Tambang Emas Ilegal
Rabu, 08/04/2020 - 19:27:11 WIB
Pasien Sembuh COVID-19, Ajak Masyarakat Patuhi Imbauan Pemerintah
Senin, 06/04/2020 - 18:56:51 WIB
Sri Mulyani Paparkan Skema Penyaluran Stimulus Rp150 Triliun
Senin, 06/04/2020 - 18:51:03 WIB
Gubri Bagikan Sembako Dan Masker Ke ITMI Riau
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Selasa, 23/10/2018 - 14:31:38 WIB
Keputusan Nafa Urbach jadi Caleg, Ini Respon Zack Lee
Jumat, 05/10/2018 - 13:26:48 WIB
KPK: Wali Kota Pasuruan Dapat Jatah 10 Persen dari Proyek Rp 2,2 M
Rabu, 24/10/2018 - 10:45:09 WIB
Selamat dari Gempa Palu
Atlet Paralayang Singapura Tewas di India saat Beraksi
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Kamis, 18/10/2018 - 18:49:33 WIB
Trump Minta Bukti Rekaman Jurnalis Arab Saudi yang Hilang kepada Turk
 
Olahraga
Selamat dari Gempa Palu
Atlet Paralayang Singapura Tewas di India saat Beraksi

Olahraga - rs/kc - Rabu, 24/10/2018 - 10:45:09 WIB
Atlet paralayang Singapura Ng Kok Choong (53) ditemukan tewas pada Selasa (23/10/2018), sehari setelah dia dinyatakan hilang.
Nel Delhi, Riausidik.com - Atlet paralayang asal Singapura, Ng Kok Choong, tewas saat beraksi di India. Jasadnya ditemukan pada Selasa (23/10/2018), sehari setelah dia dinyatakan hilang.

Diwartakan Straits Times, pria berusia 53 tahun itu sebelumnya selamat dari gempa berkekuatan 7,4 magnitudo di Palu, Sulawesi Tengah.

Situs resmi Federasi Olahraga Udara Singapura, Ng beraksi sekitar pukul 11.00 pada Senin (22/10/2018) di Bir-Billing, Himachal Pradesh. Ternyata, cuaca saat itu berubah menjadi buruk dan dia tidak kembali ke hotelnya usai beraksi.

Kemudian, pihak berwenang di India menemukan jenazah Ng, yang diambil dengan bantuan helikopter. "Warga Singapura itu terdaftar sebagai atlet paralayang dan hilang usai lepas landas dari Bir-Billing pada Senin lalu," ujar pejabat pemerintah setempat, Baijnath Vikas Shukla, seperti dikutip dari Hindustan Times.

Dia menambahkan, Ng kemungkinan tewas karena kehilangan kendali akibat angin kencang dan mengalami kecelakaan di sisi lain pegunungan.

"Kami berdoa untuk jiwamu, sahabat kami. Kami akan merindukanmu. Beristirahatlah dengan tenang," demikian ucapan duka dari Federasi Olahraga Udara Singapura.

Menurut laporan media lokal, Ng berada di Bir-Billing untuk mengikuti kompetisi Paragliding World Cup, yang dimulai pada Sabtu mendatang.

Ng merupakan pensiunan agen real estate. Dia berada di Palu karena berpartisipasi dalam kompetisi paralayang bulan lalu. Namun, gempa mengguncang daerah tersebut. Dia dan rekannya dari Belgia, Francois de Neuville meninggalkan hotel untuk mengunjungi festival di pantai terdekat saat gempa melanda.

Kembali ke hotel untuk mencari perlindungan, mereka malah mendapati seorang gadis kecil dan ibunya terjebak di bawah reruntuhan. Pada awalnya, mereka berhasil menyelamatkan gadis, lalu baru ibunya keluar dari reruntuhan beberapa jam kemudian.

"Mereka menangis dan kami berlari menghampiri mereka, mencoba untuk menarik guna membantu mereka keluar," katanya.
"Kami berhasil mengeluarkan gadis kecil, tapi ibunya masih terjebak," kenang Ng. Dia mengaku dapat melihat tsunami cepat mendekat, sebelum menyelamatkan ibu gadis tersebut. Ng termasuk di antara 60 warga asing yang dievakuasi oleh transportasi militer Indonesia dan kembali ke Singapura pada 30 September 2018. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved