Sabtu, 23 Maret 2019
  Kasus Jual Beli Jabatan Kemenag, KPK akan Periksa 12 Saksi di Jatim | Tanggapan KPK Soal Saksi Sebut Aliran Dana Rp1,5 Miliar ke Kemenpora | Minggu Pertama April, Bupati Amril Mukminin Diagendakan Serahkan SK CPNS Formasi 2018 | Sekda Siak Ikuti Rakornas Pengawasan Internal Pemerintah | Pemprov Riau Canangkan Konvergensi Bank Riau Kepri Ke Syariah | DPRD dan Pemko Temui Menteri PPPA
 
 
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
Kamis, 09/11/2017 - 20:41:12 WIB
Rating EODB Melonjak ke-72
Bank Dunia: Indonesia Lakukan 7 Reformasi
Minggu, 26/02/2017 - 18:30:08 WIB
Maret, Kawasaki Luncurkan Model Baru
Senin, 16/10/2017 - 21:14:05 WIB
Resmi Jabat Gubernur DKI
Anies: Saatnya Tunaikan Janji
 
Nasional
Korban Pesawat Lion Air
Jasa Raharja Pastikan Dapat Jaminan Asuransi

Nasional - rs/ant - Rabu, 31/10/2018 - 19:56:48 WIB
Petugas bandara mengecek data penumpang pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 rute Jakarta menuju Pangkal Pinang di bandara Depati Amir, Senin (29/10/2018). [ANTARA FOTO/Elza Elvia]
Jakarta, Riausidik.com - PT Jasa Raharja (Persero) memastikan seluruh korban penumpang pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang yang jatuh di perairan Tanjung Karawang akan mendapatkan jaminan asuransi.

"Sehubungan dengan kecelakaan pesawat JT 610 yang telah dinyatakan jatuh oleh Basarnas, Jasa Raharja menyampaikan turut prihatin atas peristiwa tersebut dan seluruh penumpang pesawat tersebut terjamin perlindungan asuransi," kata  Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo S, dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Menurut Budi, berdasarkan UU No 33 dan PMK No. 15 tahun 2017, bagi korban meninggal dunia, maka Jasa Raharja siap menyerahkan hak santunan sebesar Rp 50.000.000 dan dalam hal korban luka luka Jasa Raharja juga  akan menjamin biaya perawatan rumah sakit dengan biaya perawatan maksimum Rp 25.000.000.

Menindaklanjuti kejadian ini, Jasa Rahaja telah menerima laporan dan langsung  berkoordinasi dengan Basarnas, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan manajemen Lion Air.

Selanjutnya, Jasa Raharja hadir langsung di Crisis Center Bandara Dipati Amir Pangkal Pinang, Kantor Lion Air Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, dan Kantor BASARDA DKI Jakarta,  untuk memastikan keterjaminan dari para penumpang.

Pesawat type B737-8 Max dengan Nomor Penerbangan JT 610 milik operator Lion Air dari Bandar Udara Soekarno Hatta, Banten, menuju Bandar Udara Depati Amir di Pangkal Pinang dilaporkan telah hilang kontak pada Senin (29/10) sekitar pukul 06.33 WIB. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk