Minggu, 15 09 2019
  Lsm Minggu Depan Laporkan Proyek Polsek Sikijang di Kejati Riau | Lsm Minggu Depan Laporkan Proyek Polsek Sikijang Minggu Depan di Kejati Riau | BJ Habiebie Presiden ke 3 RI Wafat | Pengukuhan Guru Besar STIK PTIK Prof. Yasonna H. Laoly, S.H., M.SC., PH.D | Kemenkeu: Tidak Semua Iuran BPJS Naik 100% | HM Harris Ajak Dewan Sinergi Bangun Daerah
 
 
Sabtu, 14/09/2019 - 01:37:54 WIB
Ditemukan Sejumlah Indikasi Penyimpangan
Lsm Minggu Depan Laporkan Proyek Polsek Sikijang di Kejati Riau
Sabtu, 14/09/2019 - 01:35:48 WIB
Ditemukan Sejumlah Indikasi Penyimpangan
Lsm Minggu Depan Laporkan Proyek Polsek Sikijang Minggu Depan di Kejati Riau
Rabu, 11/09/2019 - 11:26:48 WIB
Di RSPAD Gatot
BJ Habiebie Presiden ke 3 RI Wafat
Rabu, 11/09/2019 - 09:01:41 WIB
Kapolri Memimpin Rapat Senat Terbuka
Pengukuhan Guru Besar STIK PTIK Prof. Yasonna H. Laoly, S.H., M.SC., PH.D
Senin, 09/09/2019 - 07:30:11 WIB
Kelas 3 Naik 65%
Kemenkeu: Tidak Semua Iuran BPJS Naik 100%
Selasa, 27/08/2019 - 19:45:37 WIB
Hadiri Pelantikan 35 Anggota DPRD Pelalawan
HM Harris Ajak Dewan Sinergi Bangun Daerah
Jumat, 06/09/2019 - 05:56:09 WIB
Zukri dan Sukarmis Ketua Sementara
Inilah Nama-nama 65 Anggota DPRD Riau Masa Bakti 2019-2024 Resmi Dilantik
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Selasa, 23/10/2018 - 14:31:38 WIB
Keputusan Nafa Urbach jadi Caleg, Ini Respon Zack Lee
Jumat, 05/10/2018 - 13:26:48 WIB
KPK: Wali Kota Pasuruan Dapat Jatah 10 Persen dari Proyek Rp 2,2 M
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Kamis, 18/10/2018 - 18:49:33 WIB
Trump Minta Bukti Rekaman Jurnalis Arab Saudi yang Hilang kepada Turk
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
 
Hukum
Kasus Pembakaran Polisi
30 Pengunjuk Rasa di Gedung DPRD Cianjur Ditahan

Hukum - Ant/DDA - Jumat, 16/08/2019 - 15:52:26 WIB
Sejumlah mahasiswa diamankan usai aksi unjuk rasa yang berujung polisi terbakar di Cianjur, Jawa barat, Kamis (15/8/2019). [Foto: ANTARA]
Jakarta, Riausidik.com - Tim gabungan Polres Cianjur dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Krimum) Polda Jabar memeriksa dan menahan 30 pengunjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur yang berbuntut terbakarnya empat anggota polres setempat.

"Saat ini sudah 30 orang peserta unjuk rasa yang sudah diamankan oleh kepolisian. Mereka dari beberapa elemen," tutur Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Jumat.

Sebanyak 30 peserta unjuk rasa yang diperiksa itu dari organisasi DPC GMNI Cianjur, PC PMII Cianjur, HMI Cianjur, HIMAT, CIF, DPC IMM Cianjur, dan PD Hima Persis Cianjur.

Selain pemeriksaan terhadap saksi, kata dia, juga gelar perkara dengan beberapa alat bukti yang sudah diamankan.

Dedi Prasetyo menyebutkan barang bukti yang disita, antara lain, sepatu dalam kondisi tidak terbakar, ban bekas, jaket almamater, 24 telepon genggam peserta unjuk rasa, beberapa spanduk, beberapa bendera, dan sisa barang yang diduga digunakan untuk membakar ban.

Peserta unjuk rasa yang melempar bensin sehingga empat anggota Polres Cianjur terbakar, menurut dia, masih didalami.

Apabila oknum peserta unjuk rasa terbukti mengakibatkan anggota polisi luka berat, dapat dijerat Pasal 213 Ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 8 tahun. Jika  mengakibatkan polisi meninggal dunia, ancaman hukuman maksimal 12 tahun.

Selain itu, apabila dilakukan secara terencana, pelaku dapat dikenai Pasal 338 atau Pasal 340 dengan ancaman hukuman lebih berat.

Polisi yang mengalami luka bakar adalah Aiptu Erwin, Bripda Yudi Muslim, Bripda F.A. Simbolon, dan Bripda Anif yang masing-masing masih dirawat di rumah sakit. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved