Ketua Harian DPN Lsm Gerhana Ir. Tommy FM, SH, minggu depan melaporkan sejumlah proyek terindikasi penyimpangan ke Kejaksaan Tinggi Riau.

">
   
Rabu, 13 November 2019
  Gubri Sambut Kontingen Porwil Riau Di VIP Bandara SSK II | Maknai Hari Pahlawan Dengan Wujud Nyata Menuju Indonesia Maju | Tahun Depan, Sekolah Gratis Direalisasikan | KPK Limpahkan Perkara Tersangka Suap APBD ke Pengadilan Tipikor Jambi | KPK cecar istri Wali Kota Medan soal perjalanan dinas ke Jepang | Putra Yasonna Laoly tak penuhi panggilan KPK
 
 
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Selasa, 23/10/2018 - 14:31:38 WIB
Keputusan Nafa Urbach jadi Caleg, Ini Respon Zack Lee
Jumat, 05/10/2018 - 13:26:48 WIB
KPK: Wali Kota Pasuruan Dapat Jatah 10 Persen dari Proyek Rp 2,2 M
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Kamis, 18/10/2018 - 18:49:33 WIB
Trump Minta Bukti Rekaman Jurnalis Arab Saudi yang Hilang kepada Turk
Minggu, 26/02/2017 - 18:38:18 WIB
Hindari Barang Palsu
Berikut Tips Memilih GPS Mobil Terbaik
 
Ditemukan Sejumlah Indikasi Penyimpangan
Lsm Minggu Depan Laporkan Proyek Polsek Sikijang Minggu Depan di Kejati Riau

- - , // - WIB

Pekanbaru, Riausidikcom - Ketua Harian DPN Lsm Gerhana Ir. Tommy FM, SH, minggu depan melaporkan sejumlah proyek terindikasi penyimpangan ke Kejaksaan Tinggi Riau.

"Ya, benar, Senin atau Selasa besok beberapa proyek kita laporkan minggu depan di kejati riau. Salah satunya proyek Rumah Dinas Polsek Sikijang di Pelalawan Riau," kata Tommy.

Dikatakannya, proyek tersebut sarat indikasi penyimpangan, sejumlah item pekerjaan mengalami penyunatan volume, belum lagi progresnya jauh ketinggalan. saat ditanya media apa saja, jawabnya. "Mulai dari kontruksi pondasi, pembesian. Tentu kita tidak beberkan disini, dimateri laporan akan kita jelaskan," sinyal Tommy kepada media Riausidik.com, Jumat (13/9/2019) siang di Pekanbaru.

Masih menurutnya, sebagai upaya penjegahan, kita harap Kapolres Pelalawan sebagai pengguna anggaran mengkaji ulang lanjutan proyek dimaksud, dalam artian diberhentikan untuk sementara, ini salah satu langkah menghindari kerugian negara semakin besar, ini permintaan kita," pinta Tommy.

Ditempat terpisah, Surono, ST mantan konsultan ini kepada media menyikapi soal proyek polsek sikijang diatas. "Terjadi sejumlah kejanggalan diatas, tidak terlepas kelalaian pengawasan dan para tim ahli. Padahal kewenangan mereka sebenarnya sukup besar yakni dapat menyetop pekerjaan jika tidak sesuai sebagaimana mestinya," katanya.

Media ini mencoba melakukan konfirmasi kepada Kapolres Pelalawan, namun nada saluler saat berulang kali dihubungi dalam keadaan sibuk. Demikian halnya kepada yang disebut-sebut sebagai rekanan bernama Tarmizi, telepon saat dihubungi diluar jangkauan, hingga turunnya berita ini belum mendapat tanggapan dari sejumlah pihak terkait.

Lsm Gerhana bersama media ini saat turut dilokasi proyek pada Jumat (12/9/2019) ditemukan 5 unit bangunan petak, melakukan pengecekan mulai dari pondasi bawah, dan beberapa sudut bangunan. ***

Editor: Fitri
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved