Sabtu, 21 Oktober 2017
  Soal Pantai Tenggayun, Ini Beri Andi | Gubri Hadiri Acara Kenduri Melayu 2017 | Gubernur Riau Puji Kekompakan Nahdiyin | Gubri Pimpin Apel HUT Rohil ke-18 | Wabup Rohil Irup Hari Kesaktian Pancasila | Uung: Jaksa Dituntut Memiliki Kemampuan Manajerial
 
 
Jumat, 20/10/2017 - 20:16:11 WIB
Gubri "Terpesona"
Soal Pantai Tenggayun, Ini Beri Andi
Jumat, 20/10/2017 - 20:13:24 WIB
Berlangsung di Bengkalis
Gubri Hadiri Acara Kenduri Melayu 2017
Jumat, 20/10/2017 - 17:12:23 WIB
Bersama Warga NU di Kuansing
Gubernur Riau Puji Kekompakan Nahdiyin
Rabu, 11/10/2017 - 17:12:23 WIB
Hadir Hingga Malam Final Rohil Bersenandung
Gubri Pimpin Apel HUT Rohil ke-18
Senin, 02/10/2017 - 17:12:23 WIB
Ikrar Dibacakan Ketua DPRD Rohil
Wabup Rohil Irup Hari Kesaktian Pancasila
Kamis, 19/10/2017 - 12:49:15 WIB
Kejati Riau Gelar Sertijab Kajari
Uung: Jaksa Dituntut Memiliki Kemampuan Manajerial
Kamis, 19/10/2017 - 11:17:31 WIB
Korupsi Dana Desa Tahun 2015
Polisi Limpahkan Berkas dan Tersangka ke Jaksa
Sabtu, 21/04/2012 - 09:10:11 WIB
Ibu Sejati dan Harum Namanya
Biografi R.A Kartini, Riwayat dan Perjuangannya
Rabu, 07/05/2014 - 12:01:59 WIB
Pasca Dilantik Beberapa Waktu Lalu
Ketua DPRD Siak Terima Audiensi GWI Siak
Rabu, 28/05/2014 - 00:33:01 WIB
Menuju Pilpres 2014
Berikut Nomor Rekening Sumbangan untuk Jokowi-JK
Minggu, 01/04/2012 - 21:21:09 WIB
Diduga berawal dari dana Agunan 4 Milyar
Suruhan Bupati Inhil, Teror Rumah Sulastri
Sabtu, 30/11/2013 - 06:48:52 WIB
Cahaya di Langit Eropa
Nonton Bareng, Presiden Puji Film 99
Rabu, 13/02/2013 - 09:25:12 WIB
Ketentuan dan Persyaratan
Penerimaan Brigadir Polisi Tahun 2013
Jumat, 24/02/2012 - 22:09:55 WIB
Berawal dari Kue Ultah, Wetty mendapat SP III
LSM Nilai Perusahaan GH Arogan dan Otoriter
 
Inhil
Diduga berawal dari dana Agunan 4 Milyar
Suruhan Bupati Inhil, Teror Rumah Sulastri

Inhil - yh/mn/krc - Minggu, 01/04/2012 - 21:21:09 WIB
Yang melatarbelakangi perselisihan antara Bupati Inhil dengan Sulastri, patut dipertanyakan
Inhil, Riausidik.com - Perselisihan Bupati Indragiri Hilir Dr H Indra Mukhlis Adnan SH MH dengan Sulastri Abubakar tampaknya semakin memanas, hal ini diduga berawal dari kasus dana Anggunan di BankKepri tebilahan senilai 4 Milyar yang saat ini masih dalam penyidikan Polda Riau atas laporan Sulasri.

Indra dikabarkan mempersoalkan rumah yang dihuni Sulastri di Jalan Durian Raya 58, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Menurut Direktur RS Indragiri Sulastri, sebagaimana dilansir koranriau.com, Indra mengaku rumah yang dihuninya di Jakarta adalah milik dia, Padahal Sulastri sendiri membeli rumah tersebut sejak 6 tahun silam bersama mantan suaminya yang dikenal sebagai pengusaha kayu di Tembilahan.

Pengakuan Sulastri selaku Ketua KNPI Indragiri Hilir ini, pada Selasa 14 Februari lalu, Indra Muchlis mengutus beberapa preman ke rumahnya. Indra memerintahkan agar rumah tersebut segera dikosongkan.

Saat itu Sulastri tidak di rumah. "Di rumah hanya ada pembantu saya. Karena takut didatangi preman, dia nelpon ke saya," ujar Sulastri menceritakan kejadian tersebut.

Preman suruhan Indra itu, ujarnya, datang dengan melompati pagar rumah. Tak hanya itu saja, mereka masuk secara paksa dengan merusak kunci pintu rumah. "Seperti mau merampok," cetusnya. 

Mendapat laporan dari pembantunya soal kedatangan anak buah Indra tersebut, Sulastri meminta bantuan pamannya yang kebetulan aparat polisi di Mabes Polri. Paman Sulastri akhirnya menghubungi orang suruhan Indra itu dan meminta agar meninggalkan rumah tersebut.

Awalnya, preman ini tidak bersedia meninggalkan rumah sebelum ada perintah langsung dari Indra. Namun setelah didatangi paman Sulastri dan memintanya secara baik-baik, akhirnya mereka pun pergi.

Tidak cukup sampai di situ saja, pada Sabtu 25 Februari lalu, kata Sulastri, Indra M Adnan sendiri langsung turun tangan dan mendatangi rumah tersebut. Indra datang bersama beberapa preman. Sulastri sendiri mengatakan bahwa rumahnya itu sudah dijual kepada salah seorang artis di Jakarta. 

"Kalau Indra mengintimidasi pemilik rumah lagi, saya akan melaporkannya ke pihak kepolisian setempat. Tidak pantas seorang bupati yang juga ketua partai besar bersikap seperti preman pasar seperti itu. Saya belum melaporkan masalah ini karena masih mengurus permasalahan yang kini ditangani pihak Polda Riau," bebernya.

Bupati Indragiri Hilir Indra Mukhlis Adnan belum memberikan jawaban. Namun sebelumnya, kasus lima sertifikat tanah yang dijadikan Sulastri sebagai agunan di Bank Riaukepri Cabang Tembilahan itu menyebutkan, pemilik sertifikat itu adalah orang yang punya.

Lalu ketika didesak siapa yang dimaksud, Indra menyebutkan yang punya adalah hantu, sambil tertawa ringan, memutuskan pembicaraan.

Terlepas soal itu apa sebenarnya yang melatarbelakangi perselisihan antara Bupati Inhil dengan Sulastri, hubungan asmarakah,? kita tunggu kabar selanjutnya. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved
replica handbags replica watches uk