Kamis, 24 Juli 2014
  H-5, Truck Barang Dilarang Melintas di Inhu | BMT Jami' Salurkan Infaq dan Zakat | Jumlah Kendaraan Diperkirakan akan Meningkat | Prabowo Pastikan Tak Bawa Sengketa Pilpres ke MK | Pejabat Kementrian PU Divonis Hakim 16 Bulan Penjara | Wapres Boediono Ucapkan Selamat kepada Jokowi-JK
 
 
Kamis, 24/07/2014 - 13:19:43 WIB
Mudik Lebaran
H-5, Truck Barang Dilarang Melintas di Inhu
Kamis, 24/07/2014 - 13:16:49 WIB
Bantuan Sosial di Bulan Suci Ramadhan
BMT Jami' Salurkan Infaq dan Zakat
Kamis, 24/07/2014 - 10:40:35 WIB
Memasuki Arus Mudik
Jumlah Kendaraan Diperkirakan akan Meningkat
Rabu, 23/07/2014 - 15:43:27 WIB
Mengundurkan Diri dari Proses Capres dan Cawapres
Prabowo Pastikan Tak Bawa Sengketa Pilpres ke MK
Rabu, 23/07/2014 - 15:40:32 WIB
Korupsi Sejumlah Paket Proyek Drainase
Pejabat Kementrian PU Divonis Hakim 16 Bulan Penjara
Rabu, 23/07/2014 - 08:50:07 WIB
KPU Tetapkan Capres dan Cawapres Terpilih
Wapres Boediono Ucapkan Selamat kepada Jokowi-JK
Selasa, 22/07/2014 - 10:29:04 WIB
Pukul 4 Sore ini Pemenang Pilpres Diumumkan
KPU Pastikan Penetapan Sesuai Jadwal
Jumat, 24/02/2012 - 22:09:55 WIB
Berawal dari Kue Ultah, Wetty mendapat SP III
LSM Nilai Perusahaan GH Arogan dan Otoriter
Sabtu, 30/11/2013 - 06:48:52 WIB
Cahaya di Langit Eropa
Nonton Bareng, Presiden Puji Film 99
Sabtu, 21/04/2012 - 09:10:11 WIB
Ibu Sejati dan Harum Namanya
Biografi R.A Kartini, Riwayat dan Perjuangannya
Minggu, 01/04/2012 - 21:21:09 WIB
Diduga berawal dari dana Agunan 4 Milyar
Suruhan Bupati Inhil, Teror Rumah Sulastri
Rabu, 13/02/2013 - 09:25:12 WIB
Ketentuan dan Persyaratan
Penerimaan Brigadir Polisi Tahun 2013
Selasa, 16/07/2013 - 14:00:11 WIB
Rumdis RSUD Dijadikan Ajang Mesum
Sepasang Dokter Kepergok Security
Kamis, 23/02/2012 - 19:28:35 WIB
Diduga Terima Gratifikasi dari PT. RAPP
IPSPK3-RI Laporkan Bupati Meranti ke KPK
Rabu, 23/07/2014 - 08:50:07 WIB
Wapres Boediono Ucapkan Selamat kepada Jokowi-JK
Sabtu, 28/06/2014 - 10:18:06 WIB
Pemkab Inhu Pastikan Gaji Rapelan
Sabtu, 08/03/2014 - 09:54:13 WIB
Seandainya Jokowi Presiden, Saya Ahok Jadi Mendagri
Sabtu, 08/03/2014 - 09:54:13 WIB
Seandainya Jokowi Presiden, Saya Ahok Jadi Mendagri
Sabtu, 08/03/2014 - 09:54:13 WIB
Seandainya Jokowi Presiden, Saya Ahok Jadi Mendagri
Sabtu, 19/04/2014 - 21:14:51 WIB
Hasil UN SMA Sederajat Diumumkan 20 Mei
Sabtu, 08/03/2014 - 09:54:13 WIB
Seandainya Jokowi Presiden, Saya Ahok Jadi Mendagri
 
Siak
Dibuka Asisten I Setda Siak
BPMP-KB Gelar Pelataihan Bagi UED SP

Siak - Ramli - Rabu, 25/04/2012 - 14:12:29 WIB
Asisten I Setda Siak H sadikin S.Sos, saat memasangkan tanda peserta pelatihan pengelola UED SP PPD Kabupaten Siak di hotel Winaria,  hari ini Rabu (25/4)
TERKAIT:
Siak, Riausidik.com - Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB) kabupaten Siak menggelar pelatihan bagi pengelola UED SP di kabupaten Siak, yang dibuka secara resmi oleh Asisten I Setda Siak H sadikin S.Sos di hotel Winaria, Siak Sri Indrapura, hari ini Rabu (25/4).
 
Para peserta pelatihan terdiri dari para pengelola UED SP yang pernah dilatih di provinsi Riau dan yang belum pernah dilatih. Sarjana pendamping desa serta para Kepala Desa dengan mengambil tema peningkatan keberdayaan masyarakat perdesaan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Peserta pelatihan berjumlah 150 orang, dengan rincian Kepala Desa 52 orang, TU/Sekretariat Bumdes sebanyak 35 orang, kasir/bendaharawan bumdes 35 orang, pendamping desa local sebanyak 26 orang dan asisten SKM 2 orang. Sedangkan narasumber berasal dari BPM Bangdes provinsi Riau, fasilitator program PPD Riau, BAPPEDA Siak dan DPPKAD Siak. Pelaksanaannya akan dilakukan selama 4 hari dengan mendatangkan instruktur.
 
Kepala BPMPKB kabupaten Siak Ir Hj Rubiati mengatakan, Program Pemberdayaan Desa (PPD) merupakan salah satu program andalan pemerintah kabupaten Siak yang bertujuan untuk menanggulangi kemiskinan. Program ini meliputi Bantuan Dana Usaha Desa, Usaha Ekonomi Simpan Pinjam (UED SP) berupa bantuan permodalan yang meliputi 7 kegiatan, yakni perdagangan, pertanian, peternakan, perikanan, jasa. Perkebunan dan industri. Bantuan permodalan itu sendiri merupakan sharing dana pemerintah kabupaten Siak dengan pemerintah provinsi Riau.
 
Diterangkan Rubiati, maksud dan tujuan kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan pengelola UED-SP tentang dasar-dasar kebijaksanaan dalam pengembangan UED SP pada program pemberdayaan desa di kabupaten Siak. Hal ini dinilai karena Pengelola UED SP salah satu oaring terdepan dalam meningkatkan keberhasilan PPD, oleh karenanya dipandang perlu untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan manajerialnya, khusus nya yang berkaitan dengan system pelaporan yang sistematik dan terkini serta dapat dipertanggungjawabkan serta prosedur kerja yang tepat.
 
Sementara itu dalam sambutan Bupati Siak yang dibacakan Asisten I Setda Siak H Sadikin S.Sos mengungkapkan, penanggulangan kemiskinan dengan menitiberatkan pada pemberdayaan masyarakat sebagai pendekatan operasional, merupakan wujud komitmen pemerintah dalam merealisasikan kesejahteraan bagi masyarakat dan sesuai pula dengan Visi Siak 2011-2016 yang kemudian diterapkan pada misi Siak ke tiga. Program pemberdayaan bertujuan untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan berbasis pengembangan ekonomi masyarakat melalui pemberian Dana Usaha Desa (DUD).
 
Diterangkan Sadikin, Desa penerima UED SP kabupaten Siak tahun 2005 s/d 2012 berjumlah 102 desa/kelurahan dengan dana awal sebesar 47.000.000.000,-. Trediri dari sumber dana APBD SIak sebanyak 72 desa dengan dana awal 32.000.000.000 dan sumber dana APBD Riau sebanyak 30 desa dengan dana awal 15.000.000.000,-. Dengan dana awal tersebut jelas Sadikin telah berkembang menjadi 139.723.059.000, atau meningkat sebesar 297,28% dengan jumlah pemanfaat sebanyak 17.134 orang.
 
Karena program UED SP bertujuan untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan, maka Bupati melalui Asisten I menekankan kepada pengelola agar pinjaman yang diberikan khusus mengutamakan masyarakat miskin yang memiliki usaha ekonomi mikro atau masyarakat yang berkeinginan membuka usaha ekonomi mikro.
 
Namun sejauh ini papar sadikin masih terlihat beberapa kekurangan seperti penyimpangan penyaluran dana dibeberapa desa yang tidak tepat sasaran pinjaman yang tidak melalui prosedur yang telah ditetapkan, mekanisme kegiatan tidak berjalan dengan baik, adanya pengelola yang tidak aktif terutama pada desa yang sudah dilepaskan, kurangnya dukungan aparat desa, dan kurang nya koordinasi antara pengelola UED SP dengan aparat desa. Disamping itu lemahnya ketegasan aparat desa terhadap masyarakat yang menunggak serta lemahnya kesadaran masyarakat tentang pengguliran dana bahkan sengaja tidak mau membayar. ***
(1819) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2013 CV. ELANG NUSA PERS, All Rights Reserved