Pemerintah Kabupaten Nias
 
Bupati Nias Sampaikan Nota Jawaban Atas Ranperda Kabupaten Nias

Dibaca sebanyak 20079 kali
Pemkab Nias | riausidik/adi laoli | Senin, 27/11/2017 | 17:54:13 WIB
 
Ketua DPRD Nias Yaredi Laoli, S. Pd saat membuka rapat Paripurna di DPRD Kabupaten Nias, terkait nota jawaban Bupati Nias tentang dua ranperda Kabupaten Nias. (Rabu, 22/11).
Nias, Riausidik.com – Atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Nias, terhadap dua Ranperda Kabupaten Nias, yakni tentang Rencana Detail Tata Uang (RDTR) Ibu Kota Kabupaten Nias dan tentang pedoman pengelolaan barang milik daerah. Melalui rapat  paripurna yang digelar di DPRD Kabupaten Nias, Jalan Plud Binaka-Gunungsitoli Selatan. (Rabu, 22/11), Bupati Nias sampaikan nota jawaban/penjelasan.
 
Rapat dipimpin oleh ketua DPRD Kabupaten Nias Yaredi Laoli, S Pd usai membuka rapat dan dinyatakan terbuka untuk umum, kemudian mempersilahkan Bupati Nias menyampaikan nota jawabannya yang diwakili oleh Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu, SH, MH mengatakan bahwa penyusunan RDTR Kabupaten Nias merupakan amanat dari ketentuan pasal 59 PP Nomor 15 tahun 2010 Tentang Penyelenggaraan Tata Ruang, dan merupakan tindak lanjut dari RT/RW Kabupaten Nias yang telah ditetapkan tahun 2014 yang lalu, dan merupakan pedoman dalam perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang di wilayah Kabupaten Nias, sekaligus sebagai acuan dalam penyusunan program pembangunan daerah.

Dia menjelaskan bahwa proses penyususnan Ranperda RDTR ini, sudah melalui tahapan yakni diskusi/konsultasi publik dengan mengikutsertakan masyrakat dikawsan perencanaan, dan untuk selanjutnya  akan disosialisasikan kepada masyarakat luas dan pihak lainnya untuk meminimalisir terjadinya perbedaan pemahaman.

Terkait Kecamatan Gido yang sudah ditetapkan sebagai Ibu Kota Kabupaten Nias pada tahun 2014 lalu, menurut Wabup Pemerintah Kabupaten Nias tetap komit dalam melakukan pembenahan dengan mengacu pada konsep pengembangan kota yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta mencipatan suasana yang tertib, nyaman dan lancar serta mempunyai daya saing terhadap daerah lain.

Beberapa desa di wilayah yang rawan bencana seperti banjir dan longsor, Pemerintah Kabupaten Nias akan tetap melakukan penanganan pencegahan, serta rehabilitasi bila terjadi bencana. Dalam nota jawaban Bupati Nias, dewan juga menyoroti tentang penerbitan izin dan kewenangan pengelolaan tata ruang, akan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Nias dengan mengacu pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam penjelasan Bupati Nias, terkait pengelolaan barang milik daerah bahwa sejak tahun 2015 sudah menggunakan aplikasi System Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) modul aset demi terciptanya azas fungsional, kepastian hukum, transparansi dan keterbukaan, efesien, akuntabel, serta kepastian nilai barang milik daerah.

DPRD juga menyoroti tertang kantor Disdukcapil di Kecamatan Gido yang mana tahun 2016 lalu sudah selesai dibangun, namun hingga kini belum ditempati. Dalam penjelasan Bupati Nias beralasan, kantor tersebut belum memiliki instalasi listrik serta sarana fasilitas pendukung lainnya, baru dianggarkan melalui P-ABD, sehingga kantor tersbut ditempati pada Januari 2018.

Selanjutnya terkait pendataan ulang/invetarisasi barang milik daerah, peningkatan SDM aparatur pengelolaan barang milik daerah, pembangunan kantor SKPD di Ibu Kota Kabupaten Nias, serta penyertifikatan tanah yang diperoleh melalui hibah, dan penjelasan Bupati Nias mengatakan, sudah memasukan dalam program kerja Pemerintah Kabupaten Nias tahun anggaran 2018.

Secara teknis pembahasan dua Ranperda ini akan dilanjutkan pada rapat selanjutnya yang telah dijadwalkan oleh Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Nias. ***
 

Senin, 19/08/2019 - 14:10:08 WIB
Prof. Yasonna Laoly: Jokowi akan diberi Gelar Kebangsawanan Nias di Desa Bawomataluo

Selasa, 10/04/2018 - 13:49:20 WIB
Fonaha Zega Dimutasi dari Plt Sekda Nisut

Jumat, 15/12/2017 - 11:54:41 WIB
Pemkab Nias Galakkan Perubahan Melalui Gerakan KIS

Minggu, 10/12/2017 - 21:06:44 WIB
Cegak Korupsi, Kotak Pengaduan Masyarakat Dipasang di Kantor Layanan Publik

Kamis, 07/12/2017 - 12:20:03 WIB
Proyek SAB Nias Utara Gagal, LSM-Paksa Somasi Kadis PU

Rabu, 06/12/2017 - 10:06:01 WIB
Perayaan Hari Jadi Kabupaten Nias, Dihadiri Menkumham

Senin, 04/12/2017 - 14:42:16 WIB
Peringati HKN Pemkab Nias Gelar Senam Lansia

Senin, 04/12/2017 - 09:50:59 WIB
Menjelang Pilgubsu, Sat-Limas Kabupaten Nias Dilantik

Senin, 04/12/2017 - 09:20:30 WIB
ASN Diharapkan Berikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

Senin, 04/12/2017 - 08:58:54 WIB
PemKab Nias Gelar Lelang Jabatan, 10 Orang Peserta Bersaing Mengisi 3 Jabatan

Sabtu, 02/12/2017 - 16:34:33 WIB
Seruni Bahar Bakal Goyang Pulau Nias

Rabu, 29/11/2017 - 10:03:22 WIB
APBD Kabupaten NiasTahun Anggaran 2018 Disahkan

Selasa, 28/11/2017 - 18:32:51 WIB
KAJARI NISEL : 1000 Buku Untuk Anak-Anakku

Senin, 27/11/2017 - 17:54:13 WIB
Bupati Nias Sampaikan Nota Jawaban Atas Ranperda Kabupaten Nias

Senin, 13/11/2017 - 19:55:27 WIB
KPU Nias Lantik PPK dan PPS se-Kabupaten Nias

Senin, 13/11/2017 - 19:47:57 WIB
Panitia Natal Kabupaten Nias 2017 Dikukuhkan

Kamis, 09/11/2017 - 19:22:52 WIB
Kades se-Kabupaten Nias Ikuti Pelatihan

Rabu, 25/10/2017 - 20:33:46 WIB
Tikni: Stop Kekerasan, Penuhi Hak Anak

Selasa, 24/10/2017 - 15:53:57 WIB
Sogaeadu Terpilih Kecamatan Terbaik

Senin, 16/10/2017 - 08:04:13 WIB
Bupati Nias Resmikan Pembangunan Gereja

Minggu, 15/10/2017 - 21:33:26 WIB
Fonaso: Di 2018 Masyarakat Seminggu sekali Makan Nasi

Senin, 09/10/2017 - 09:28:46 WIB
Bupati Nias Buka STQ Kab. Nias ke-XXXVI Tahun 2017

Senin, 09/10/2017 - 09:19:28 WIB
Setiap Desa segera Dibangun Koperasi

Selasa, 03/10/2017 - 10:58:41 WIB
Akhirnya, Pemko Terima Aset, Ini Hasilnya

Rabu, 27/09/2017 - 21:18:22 WIB
Murid Berprestasi Terima Beasiswa

 
HOME | UTAMA
Pemerintah Kabupaten Nias© 2014