Setelah Dikonfirmasi Atas Temuan Lsm Milyaran Rupiah
Sekdakab Rohil dan Kabag Umum Tertutup, Block WA Media

Dibaca sebanyak 4065 kali
Pemprov Riau | Laporan: Tim | Senin, 01/03/2021 | 09:52:52 WIB
 
Sekdakab. Rokan Hilir, M Job Kurniawan dan data berupa tabulasi penjabaran APBD Rohil Tahun 2020. [R.Sidik/nt]
Pekanbaru, Riausidik.com - Pemberitaan media ini sebelumnya tentang dugaan penggelembungan anggaran mencapai milyaran rupai di lingkungan Sekda (Sekretaris Daerah) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Kabag Umum Sekdakab. Rohil Budi saat dikonfirmasi kebenarannya, justru menghindar dan me-blok WhatsApp wartawan media ini.

"Link berita yang naik sebelumnya kita kirim via layana WhatsApp milik Kabag Umum Budi, tertanda terbaca olehnya, (Budi). Kemudian untuk kaidah berita selanjutnya lalu kita kirim beberapa materi konfirmasi kepada yang bersangkutan, setelah dibaca oleh Budi lalu me-blok WhatsApp dengan kita," kata media ini.

Materi konfirmasi dimaksud via layanan WhatsApp dikirim pada (25/2/21) pada Pukul 10.08 Wib, pada menit ke 10.14, melakukan blok whatsApp miliknya dengan meida. Adapun materi konfirmasi dimaksud antara lain : 1. Pembayaran Listrik di Lingkungan Sekdakab. Rohil, selama setahun dari Januari hingga Desember 2020, berapa yang dibayarkan kepada PLN,?, Sebab, investigasi Tim Lsm dan Media mendapatkan data akurat bahwa jumlah yang diterima PLN sangat jauh dari yang tertera dalam buku rekening dilingkungan Sekda Rohil.

Kemudian 2. Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik, selama 1 tahun 2020, berapa,? 3. Belanja Barang dan Jasa, selama 1 tahun 2020, berapa,? 4. Belanja Jasa Kantor, selama 1 tahun 2020, berapa,? 5. Belanja Telepon, selama 1 tahun 2020, berapa,? 6. Belanja Air Rp 500 juta, selama 1 tahun 2020, berapa,? 7. Belanja Kawat/faksimil/internet Rp 750 juta, selama 1 tahun 2020, berapa,? 8. Minggu depan, Lsm Gerhana melaporkan kasus ini ke KPK, Apa tanggapan bapak,?

Sementara Sekdakab. Rohil M Job Kurniawan, saat dilayangkan konfirmasi yang sama oleh media ini sesuai data pada tabulasi penjabaran APBD Rohil Tahun 2020, hingga kini tidak ada jawaban atas dugaan penggelembungan anggaran dilingkungan Sekda Rohil yang ia pimpin itu.

Menyikapi sikap Sekda M Job Kurniawan dan Budi selaku Kabag Umum, Ketua Harian Lsm Gerhana Ir. Tommy FM, SH. S.Kom mengkritisi keras, menyebutkan dua pejabat itu tidak tunduk pada sistem yang saat ini digalakkan oleh pemerintah Jokowi yakni Pemerintahan Good Government dan Good Governance.

"Kita sayangkan, pejabat setingkat eselon II dan III masih abai dalam menerapkan Pemerintahan Good Government dan Good Governance. Padahal Good Government dan Good Governance diwajibkan bagi setiap ASN apalagi memiliki jabatan strategis," kata Tommy, disalah satu tempat di Pekanbaru, Senin (1/3/21) pagi.

Dikatakannya, Good Government dan Good Governance memiliki prinsip- prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggungjawab, kemandirian, keadilan, kepedulian yang wajib diterapkan setiap ASN. "Namun tidak terlihat pada kepemimpinan Sekda M Job Kurniawan saat ini. jelas Tommy.

Bahkan Tommy yang juga praktisi komunikasi publik ini menduga, sikap tertutup Sekda dan Kabag Umum Sekdakab diatas (red) mencerminkan aroma korupsi di lingkungan pemerintahan yang ia pimpin semakin menguak. "Ini menguatkan laporan kita nantinya ke KPK, mohon bersabar ya, kita akan laporkan kasusnya dan juga sikap pejabat yang tidak menerapkan Good Government dan Good Governance ke Presiden Jokowi," tegas Tommy.

Sebagaimana publikasi media ini sebelumnya yakni Setelah mendapat informasi, Media dan Lsm melakukan investigasi terhadap dugaan adanya penggelembungan anggaran APBD Rohil tahun 2020 di lingkungan Sekda Kantor Bupati Rokan Hilir (Rohil) mencapai milyaran rupiah. Dari data akuran dan sumber yang dihimpun, Lsm berkesimpulan melaporkan kasus tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ya benar, minggu depan kita laporkan Anggaran Belanja Barang dan Jasa dilingkungan Sekda kabupaten Rohil ke KPK. Selasa atau Rabu laporan sudah masuk di Gedung KPK dengan disertai sejumlah dokumen penting dan sumber pendukung," tegas Ir. Tommy FM, SH. S.Kom, selaku Ketua Harian Lsm Gerhana kepada Riausidik.com di Pekanbaru, Rabu (24/2/2021) pagi.

Saat dikonfrimasi perihal apa yang meyakinkan Lsm Gerhana hingga melaporkan ke ranah hukum, Tommy sedikit membuka "keran" informasi. "Dari hasil penelusuran kita, menemukan pada rekening dengan anggaran yang sangat fantastis. Padahal saat kita kroscek kepada lembaga/rekanan (penerima) sangat jauh dibawah anggaran yang tertera diatas," sebut Tommy.

Diantaranya lanjut Tommy, Belanja Listrik Rp 11.7 milyar lebih yang tertera pada rekening, Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik, Rp 13,05 milyar lebih, Belanja Barang dan Jasa Rp 13.05 milyar lebih, Belanja Jasa Kantor Rp 13.05 milyar lebih, Belanja Telepon Rp 50 juta, Belanja Air Rp 500 juta, Belanja Listrik Rp 11.7 milyar lebih, Belanja Kawat/faksimil/internet Rp 750 juta, beber Tommy.

"Beberapa sumber disertai dokumen yang valid kita himpun selisih anggaran sangat jauh. "Salah satunya pada anggaran Belanja Listrik Rp 11.7 milyar lebih, sementara kita kroscek yang diterima kurang lebih 600 juta saja, ini menjadi dasar utama kita melaporkan kasus ini.

Sementara kata Tommy, dimata anggaran lain terdapat nama yang sama yakni pada Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik, Rp 13,05 milyar lebih. "Disitu ada pengeluaran yang sama (listrik). Kemudian ada lagi belanja Listrik Rp 11.7 milyar lebih. Kita sinyalir selain adanya dugaan penggelembungan Anggaran juga ada mata anggaran ganda," ungkap Tommy.

Untuk itu yang paling bertanggungjawab dalam kasus diatas (red) adalah Sekretaris Daerah dan Kabag. Umum Sekdakab. Rohil, kata Tommy. ***

Editor: Wanny
 

Rabu, 21/07/2021 - 09:41:11 WIB
Satgas Covid-19 Blokir 11 NIK Pelanggar Prokes

Rabu, 21/07/2021 - 09:38:53 WIB
59 Kelurahan Masuk Zona Merah Corona

Sabtu, 17/07/2021 - 08:51:45 WIB
Cegah Banjir, Dinas PUPR Normalisasi Sejumlah Anak Sungai

Sabtu, 17/07/2021 - 08:49:40 WIB
Wali Kota Evaluasi Pendapatan Bapenda

Rabu, 14/07/2021 - 09:28:31 WIB
Walikota: Kelurahan Zona Hijau dan Kuning Bisa Gelar Shalat Idul Adha 1442 H

Rabu, 14/07/2021 - 09:24:31 WIB
Pemko Pekanbaru Komitmen Selesaikan Pasar Induk

Rabu, 07/07/2021 - 09:34:10 WIB
Sekda Pekanbaru Salurkan Secara Simbolis Distribusi Zakat Tahap III Tahun 2021

Kamis, 01/07/2021 - 09:56:23 WIB
Ada 313 Formasi CPNS di Pemko Pekanbaru

Kamis, 01/07/2021 - 09:54:22 WIB
2.412 Warga di 9 Kecamatan Disuntik Vaksin Dosis Kedua

Selasa, 29/06/2021 - 12:56:30 WIB
Dua Pembangkit Listrik Dibangun Tanpa APBD di Kawasan Industri Tenayan

Senin, 28/06/2021 - 11:54:31 WIB
Satu Dekade Kepemimpinan Firdaus-Ayat

Selasa, 22/06/2021 - 09:15:00 WIB
Wali Kota Pekanbaru Tandai Penanaman Pohon Kurma di Areal Islamic Centre

Selasa, 15/06/2021 - 08:14:10 WIB
Pemko Pertimbangkan Penambahan Bus Vaksinasi Keliling

Selasa, 15/06/2021 - 08:11:32 WIB
TPA Muara Fajar Akan Diawasi Kepala UPT DLHK

Senin, 31/05/2021 - 11:06:39 WIB
Walikota Pekanbaru Lakukan Sejumlah Langkah Kongkrit

Rabu, 26/05/2021 - 07:31:23 WIB
Firdaus: Lansia Menjadi Prioritas Vaksinasi Covid-19

Rabu, 26/05/2021 - 07:27:21 WIB
Walikota Pekanbaru Minta Data Lansia Tiap Lurah

Selasa, 30/03/2021 - 08:18:50 WIB
Camat Bukit Raya Turun Langsung ke Sejumlah Titik Banjir

Selasa, 30/03/2021 - 08:15:13 WIB
Tingkatkan Kemampuan ASN, Wako Teken MoU dengan LAN

Senin, 22/03/2021 - 10:12:10 WIB
Wako: PNS Tak Dipaksa Potong Gaji untuk Zakat

Senin, 22/03/2021 - 10:08:54 WIB
Wali Kota Pastikan Penanganan Sampah Sudah Terkendali

Kamis, 18/03/2021 - 09:13:48 WIB
Dinas Pertanahan Bahas Penghapusan Aset Pembangunan Gedung DPRD

Senin, 15/03/2021 - 08:46:32 WIB
Wako Minta Lebih Teliti Seleksi Pengelola Parkir

Senin, 15/03/2021 - 08:43:52 WIB
STC Mampu Beri Pekerjaan Bagi 4.000 Orang

Senin, 15/03/2021 - 08:37:09 WIB
Polda Riau Selama 2021 Amankan 463 Pelaku Narkoba

 
HOME | UTAMA
PEMERINTAH PROVINSI RIAU © 2015