Jet tempur F-16 Ikut Patroli Lewat Udara Pantau Karhutla di Riau

Dibaca sebanyak 3719 kali
Pemprov Riau | ant/mn | Rabu, 10/03/2021 | 10:06:40 WIB
 
Pesawat tempur F-16 Skadron 16 Lanud Resmin Nurjadin bermanuver di atas lokasi kebakaran lahan di daerah Dasan, perbatasan Kabupaten Siak dengan Bengkalis, Provinsi Riau, Selasa (9/3/2021). (ANTARA)
Pekanbaru, Riausidik.com - Pesawat jet tempur F-16 Lanud Roesmin Nurjadin ikut patroli dari udara untuk memantau lokasi titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau, Selasa.

"Pesawat tempur di Lanud ini akan terus melakukan patroli udara bersamaan dengan melaksanakan latihan, hal ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya karhutla di Riau dan juga membantu pemerintahan daerah dalam upaya bersama-sama untuk mewujudkan Riau tanpa asap dan diharapkan semua elemen dapat mendukungnya," Komandan Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn), Marsma TNI Andi Kustoro di Pekanbaru.

Ia menjelaskan "Rydder" Skadron Udara 16 Wing 6 Lanud Roesmin Nurjadin melakukan patroli udara dilokasi Karhutla di daerah Dasan, perbatasan Kabupaten Siak dan Bengkalis. Dalam patroli tersebut pilot mengambil foto titik api besar yang mengepulkan asap ke udara.

Ia mengatakan patroli karhutla itu dilakukan pada saat Skadron 16 melaksanakan latihan BFM (Basic Fighter Maneuver) di Military Training Area (MTA) Lanud Roesmin Nurjadin.

"Harpy Flight terdiri dari dua pesawat, TS-1608 yang diawaki oleh Danskadud 16 Mayor Pnb Andri Setyawan, serta TS-1623 oleh Lettu Pnb Galih Rakasiwi dan Kapten Pnb Yusuf Atmanegara," katanya

Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Andi Kustoro mengatakan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan akan terus dilakukan. Ia berharap patroli udara lewat pesawat tempur dapat mendeteksi dini pencegahan penyebaran Karhutla di Sumatera khususnya di Riau.

"Patroli karhutla di latihan profisiensi ini adalah salah satu fungsi dari Dinas Operasi Lanud Rsn sebagai Posko Udara Satgas Karhutla 2021. Hasilnya nanti akan langsung disampaikan oleh kru kepada posko Karhutla untuk tindakan pemadaman lebih lanjut," katanya.

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar mengeluhkan masih ada kepala desa di daerah rawan karhutla yang lambat menindaklanjuti laporan masyarakat ketika terjadi kebakaran. "Kadang kepala desa ini ada yang segera menindaklanjuti, tapi ada juga yang lambat meresponnya," kata Syamsuar di Pekanbaru, Selasa.

Ia berharap semua pemangku kebijakan hingga tingkat tapak mulai dari RT, RW, kepala desa dan pemerintah kabupaten/kota bisa cepat merespon apabila ada laporan titik api. Tujuannya agar kebakaran lahan gambut tidak meluas karena ketika gambut terbakar akan sulit untuk memadamkannya kecuali ada hujan.

"Ini sudah kita lakukan secara bersama. Sudah ada dilakukan pemetaan terhadap titik rawan. Jadi saya minta, kita konsentrasikan kepada wilayah rawan ini kalau bisa sampai ke tingkat bawah, lapisan RT/RW. Agar mereka bisa memaklumi," ujar Syamsuar.

Persoalan karhutla di Riau, kata Syamsuar, butuh solusi yang permanen agar tidak terjadi berulang setiap tahunnya. Untuk itu, Syamsuar mengajak pemerintah kabupaten dan kota agar maksimal melaksanakan langkah-langkah terkait pencegahan dan penanganan.

"Kami perlu sampaikan kepada bupati dan wali kota, kita harus menyelesaikan persoalan karhutla secara permanen agar tidak itu saja kerja kita setiap tahun. Tentunya terhadap desa atau wilayah yang sering kebakaran ini, sudah ada langkah-langkah yang berkaitan dengan pencegahan hutan dan lahan. Sehingga kita harapkan mereka tahu dan tidak melakukan pembakaran," katanya. ***
 

Rabu, 21/07/2021 - 09:41:11 WIB
Satgas Covid-19 Blokir 11 NIK Pelanggar Prokes

Rabu, 21/07/2021 - 09:38:53 WIB
59 Kelurahan Masuk Zona Merah Corona

Sabtu, 17/07/2021 - 08:51:45 WIB
Cegah Banjir, Dinas PUPR Normalisasi Sejumlah Anak Sungai

Sabtu, 17/07/2021 - 08:49:40 WIB
Wali Kota Evaluasi Pendapatan Bapenda

Rabu, 14/07/2021 - 09:28:31 WIB
Walikota: Kelurahan Zona Hijau dan Kuning Bisa Gelar Shalat Idul Adha 1442 H

Rabu, 14/07/2021 - 09:24:31 WIB
Pemko Pekanbaru Komitmen Selesaikan Pasar Induk

Rabu, 07/07/2021 - 09:34:10 WIB
Sekda Pekanbaru Salurkan Secara Simbolis Distribusi Zakat Tahap III Tahun 2021

Kamis, 01/07/2021 - 09:56:23 WIB
Ada 313 Formasi CPNS di Pemko Pekanbaru

Kamis, 01/07/2021 - 09:54:22 WIB
2.412 Warga di 9 Kecamatan Disuntik Vaksin Dosis Kedua

Selasa, 29/06/2021 - 12:56:30 WIB
Dua Pembangkit Listrik Dibangun Tanpa APBD di Kawasan Industri Tenayan

Senin, 28/06/2021 - 11:54:31 WIB
Satu Dekade Kepemimpinan Firdaus-Ayat

Selasa, 22/06/2021 - 09:15:00 WIB
Wali Kota Pekanbaru Tandai Penanaman Pohon Kurma di Areal Islamic Centre

Selasa, 15/06/2021 - 08:14:10 WIB
Pemko Pertimbangkan Penambahan Bus Vaksinasi Keliling

Selasa, 15/06/2021 - 08:11:32 WIB
TPA Muara Fajar Akan Diawasi Kepala UPT DLHK

Senin, 31/05/2021 - 11:06:39 WIB
Walikota Pekanbaru Lakukan Sejumlah Langkah Kongkrit

Rabu, 26/05/2021 - 07:31:23 WIB
Firdaus: Lansia Menjadi Prioritas Vaksinasi Covid-19

Rabu, 26/05/2021 - 07:27:21 WIB
Walikota Pekanbaru Minta Data Lansia Tiap Lurah

Selasa, 30/03/2021 - 08:18:50 WIB
Camat Bukit Raya Turun Langsung ke Sejumlah Titik Banjir

Selasa, 30/03/2021 - 08:15:13 WIB
Tingkatkan Kemampuan ASN, Wako Teken MoU dengan LAN

Senin, 22/03/2021 - 10:12:10 WIB
Wako: PNS Tak Dipaksa Potong Gaji untuk Zakat

Senin, 22/03/2021 - 10:08:54 WIB
Wali Kota Pastikan Penanganan Sampah Sudah Terkendali

Kamis, 18/03/2021 - 09:13:48 WIB
Dinas Pertanahan Bahas Penghapusan Aset Pembangunan Gedung DPRD

Senin, 15/03/2021 - 08:46:32 WIB
Wako Minta Lebih Teliti Seleksi Pengelola Parkir

Senin, 15/03/2021 - 08:43:52 WIB
STC Mampu Beri Pekerjaan Bagi 4.000 Orang

Senin, 15/03/2021 - 08:37:09 WIB
Polda Riau Selama 2021 Amankan 463 Pelaku Narkoba

 
HOME | UTAMA
PEMERINTAH PROVINSI RIAU © 2015