Uni Eropa Kunjungi Riau
Bahas Potensi Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan

Dibaca sebanyak 5995 kali
Pemprov Riau | mc/mn | Senin, 15/11/2021 | 14:31:29 WIB
 

Pekanbaru, Riausidik.com - Duta Besar Uni Eropa Vincent Piket, mengunjungi Provinsi Riau pada tanggal 15-16 November untuk melangsungkan pertemuan dengan Gubernur dan para pejabat Pemerintah Provinsi.

Ia akan bertemu pula dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Riau, Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) serta mengunjungi Desa Belutu di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak untuk bertemu dengan para petani kelapa sawit skala kecil.

Tujuan dari kunjungan in adalah untuk mempromosikan kerja sama ekonomi dan perdangangan antara Riau dan Uni Eropa, serta untuk meningkatkan pemahaman tentang Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Indonesia dengan Uni Eropa (IEU-CEPA) yang tengah dalam tahap perundingan. Tujuan khusus dari kunjungan ini adalah untuk memahami lebih mendalam tentang produksi minyak sawit di Provinsi Riau, khususnya produksi minyak sawit berkelanjutan di skala usaha kecil.

Duta Besar Vincent Piket mengatakan, Uni Eropa ingin bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Riau untuk meningkatkan perdagangan dan investasi. Minyak sawit mewakili 8% dari total perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa, dan merupakan 16% dari ekspor Indonesia ke Uni Eropa. Sektor ini merupakan sumber lapangan kerja dan pendapatan besar di daerah.

"Oleh karena itu, minat kami besar untuk bekerja sama dengan pemerintah, industri dan organisasi masyarakat sipil untuk meningkatkan standar keberlanjutan di seluruh rantai pasokan minyak sawit. Secara khusus, Uni Eropa ingin memastikan bahwa minyak sawit yang kami beli tidak aka berkontribusi terhadap deforestasi. Indonesia sedang bekerja keras untuk hal ini. Selama kunjungan, saya berharap bisa mendapat masukan lebih banyak tentang kemajuan yang ada. Uni Eropa adalah salah satu pasar minyak sawit terbesar Indonesia," tambah Duta Besar Piket.

"Terkait IEU-CEPA, perundingan putaran ke-11 telah dilaksanakan minggu lalu. Ada kemajuan tetapi mash banyak yang harus dilakukan. Baik Uni Eropa dan Indonesia berharap perundingan IEU-CEPA dapat tuntas sesegera mungkin.

Satu studi oleh Bank Dunia menunjukkan bahwa, setelah diberlakukan dan diterapkan, CEPA akan membawa pertumbuhan PB 2,1% untuk Indonesia pada tahun 2032. Ini berarti 5 miliar euro tahun demi tahun" kata Duta Besar Piket.

Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar menyambut baik kunjungan Uni Eropa. "Hubungan Indonesia dan Uni Eropa sejak dulu sangat erat dan saling membangun. Peluang investasi terbuka lebar bagi Uni Eropa melalui beberapa proyek potensial yang dapat didanai investor asing antara lain dari sektor industri yaitu Industri Hilirisasi Crude Palm Oil.

Sementara dari sektor infrastruktur yaitu, Pengembangan Kawasan Industri Tanjung Buton dengan Pembangunan Industri Minyak Goreng, keduanya berlokasi di Kabupaten Siak. Selain itu di sektor perkebunan, Provinsi Riau juga memiliki komoditi kelapa sawit yang mencapai 7.466.260 ton produksi pada tahun 2019," ungkap Gubernur Syamsuar.

Gubernur berharap melalui pertemuan in dapat mendorong investor Eropa untuk berinvestasi di Riau.

"Selain berinvestasi, kami juga ingin memperluas peluang untuk melakukan ekspor ke Eropa. Karena itu kami berharap para pelaku usaha dapat membuka wawasan bagaimana meningkatkan potensi ekspor perdagangan," tambahnya. ***
 

Senin, 15/11/2021 - 14:52:15 WIB
Wali Kota Pekanbaru Harapkan siCANTIG Jadi Sentra Porang di Riau

Kamis, 04/11/2021 - 09:09:23 WIB
Wali Kota Pekanbaru Dorong Pramuka Lebih Kreatif dan Berinovasi

Rabu, 27/10/2021 - 14:03:13 WIB
Kadis PUPR Pekanbaru Koordinasi dengan Pengembang Bahas IPAL

Rabu, 27/10/2021 - 14:00:49 WIB
Indikator Vaksinasi Sudah Terpenuhi Menuju PPKM Level 1

Selasa, 19/10/2021 - 14:23:34 WIB
Sebanyak 1.284 Masyarakat Akses Layanan Bus Vaksinasi Keliling di RSD Madani

Selasa, 19/10/2021 - 14:21:21 WIB
Wako Bakal Buat Kebijakan Sementara PPKM

Sabtu, 16/10/2021 - 08:16:06 WIB
Disdik Pekanbaru Segera Perbaiki Gedung SD Negeri 118 yang Terbakar

Selasa, 12/10/2021 - 07:12:52 WIB
Kasatpol PP: Jangan Langgar Regulasi PPKM Level 2

Selasa, 12/10/2021 - 07:09:04 WIB
Wali Kota Pekanbaru Dorong Percepatan Vaksinasi Bagi Lansia

Sabtu, 09/10/2021 - 10:13:11 WIB
Wali Kota Pastikan Tim Patroli Prokes Terus Awasi Masyarakat

Sabtu, 09/10/2021 - 10:10:53 WIB
Wali Kota: Pemko Siap Berinovasi untuk Kelola Keuangan Daerah Secara Digital

Senin, 04/10/2021 - 21:52:23 WIB
Kasus Covid-19 di Pekanbaru Mengalami Menurunan Tajam

Senin, 04/10/2021 - 21:49:59 WIB
Sekda Minta Dinsos Pekanbaru Segera Selesaikan Data Calon Penerima BLT

Selasa, 21/09/2021 - 14:55:32 WIB
29 Tempat Usaha dan 17 Warga Disanksi Selama PPKM Level III

Selasa, 21/09/2021 - 14:53:29 WIB
Wali Kota Pekanbaru Ajak Semua Pihak Waspadai Bahaya Narkoba

Selasa, 14/09/2021 - 13:42:50 WIB
Pemko Pekanbaru Segera Bahas Kelanjutan Pembangunan Pasar Induk

Selasa, 14/09/2021 - 13:39:44 WIB
Walikota Pekanbaru Raih TOP Pembina BUMD Award 2021

Rabu, 08/09/2021 - 14:39:34 WIB
Ketua Mabiran Bukit Raya Dikukuhkan

Senin, 06/09/2021 - 11:47:30 WIB
Pekanbaru Sudah Keluar dari Daftar Kota Zona Merah

Rabu, 01/09/2021 - 08:45:37 WIB
Sekda: Ingin Ada Inovasi di Masa Pandemi

Rabu, 01/09/2021 - 08:43:18 WIB
Belajar Tatap Muka Tetap Mengacu Kebijakan Kemendikbud

Selasa, 24/08/2021 - 08:03:50 WIB
Lurah Hingga RT Diminta Petakan Sumber Sampah

Selasa, 24/08/2021 - 08:00:54 WIB
Evaluasi Sementara, Pekanbaru Berada di PPKM Level IV

Senin, 16/08/2021 - 19:49:57 WIB
Walikota Firdaus Ikuti Sidang Paripurna HUT RI ke-76 secara Virtual

Jumat, 06/08/2021 - 08:20:20 WIB
12 Warga Pendatang Reaktif Covid-19

 
HOME | UTAMA
PEMERINTAH PROVINSI RIAU © 2015