Sabtu, 29 Januari 2022
  Satgas BLBI Sita Aset Obligor Senilai Rp15,11 Triliun | KPK Amankan Rp140 Juta dari OTT Hakim Pengadilan Negeri Surabaya Itong | Presiden Jokowi: Transisi Energi Perlu Dukungan dan Kontribusi dari Negara Maju | Bupati Kampar Komitmen Siap Sukseskan Program Sekolah Penggerak | Gubri Minta Kepala OPD Pemprov Riau Inventaris dan Benahi Aset Bermasalah | Gubernur Riau Lantik Pejabat Fungsional Ahli Utama
 
 
Senin, 21/09/2020 - 21:38:12 WIB
Dengan Penegakan Disiplin dan Sanksi Hukum Covid-19
KPU: Pilkada Tetap Dilangsungkan 9 Desember 2020
Senin, 24/02/2020 - 13:14:16 WIB
Dua TPS di Riau Tidak Terdata di Google Map
Rabu, 18/03/2020 - 09:52:22 WIB
Sesuai Jadwal
Menko Polhukam Pastikan Pelaksanaan Pilkada Tetap Berjalan
Sabtu, 15/02/2020 - 10:05:33 WIB
AHY Beri Sinyal Usung Kader di Pilkada Riau
Jumat, 11/09/2020 - 21:03:09 WIB
PSI minta KPU hapus larangan iklan kampanye pilkada di Medsos
Rabu, 05/05/2021 - 13:59:28 WIB
Presiden Jokowi: Rencana Kerja Pemerintah 2022 Usung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural
Selasa, 01/06/2021 - 09:04:43 WIB
Pertamina Akan Rekrut Seluruh Pekerja Blok Rokan
 
Olahraga
Menang Perang Saudara
The Minions Melaju ke Final

Olahraga - Antara/dr - Sabtu, 20/10/2018 - 21:36:24 WIB
The Minions maju ke final Denmark Terbuka [m.badmintonindonesia.org]
Jakarta, Riausidik.com - Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang dijuluki the Minions, memenangi perang saudara dengan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan pada semifinal ganda putra Denmark Terbuka, Sabtu.

Kevin/Marcus menang straight game, dengan skor 21-18, 24-22 atas pasangan senior tersebut.

Dengan kemenangan tersebut, Kevin/Marcus menambah keunggulan menjadi 4-2 dalam catatan rekor pertemuan dengan Hendra/Ahsan.

"Kami sudah berusaha maksimal, kami akui mereka lebih unggul, lebih cepat. Bola-bola pengembalian mereka juga menyulitkan," sebut Ahsan seperti dikutip laman resmi PBSI.

"Kalau ketemu mereka ya coba lagi, mungkin defense kami harus diperbaiki, harus lebih rapat. Sebetulnya permainan kami di game kedua sudah mulai jalan. Kami merasa hasil sampai semifinal sudah lumayan, paling tidak kami bisa melawan yang jauh lebih muda," kata Hendra.

Dalam perang saudara kali ini, Kevin/Marcus begitu menguasai permainan di gim pertama. Di awal gim pertama, mereka unggul jauh 11-4 di interval, sebelum munutum dengan skor 21-18.

Pada gim kedua,  pertarungan berlangsung sangat seru. Kevin/Marcus yang sudah unggul jauh 16-10, balik di bawah tekanan saat Hendra/Ahsan menyusul 16-16.

Saat unggul 20-18, Hendra/Ahsan justru tak dapat menyelesaikan permainan dan Kevin/Marcus yang tampil menekan, akhirnya menyamakan kedudukan hingga terpaksa terjadi adu setting dan akhirnya memenangkan pertandingan.

"Hendra/Ahsan adalah pemain yang berpengalaman, kami bisa kehilangan hilang berapa poin beruntun dan mereka bisa menyusul banyak sekali poinnya," kata Marcus.

"Waktu di game kedua itu ada rasa tegang juga, sempat kepikiran akan kehilangan game kedua. Tapi poin belum 21, masih ada kesempatan dan akhirnya dapat satu demi satu poin," tambah Marcus.

Menurut Kevin, kunci kemenangan ia dan Marcus adalah meningkatkan fokus terutama pada poin--poin tua. Selain itu juga memanfaatkan keunggulan dalam hal kecepatan.

"Kunci kemenangan hari ini adalah tetap fokus di saat-saat kritis dan terus menerapkan pola main kami. Kami lebih unggul dari segi kecepatan, jadi lebih sering duluin mereka terus," katakKevin. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved