Sabtu, 03 Desember 2022
  KPK periksa eks Bupati Kuansing dalami aliran uang pengurusan HGU | Kemenkumham Kalteng Raih Penghargaan Kinerja Terbaik III Nasional | Kemenkumham Kalteng Raih Penghargaan Kinerja Terbaik III Nasional | Presiden Berikan Bantuan kepada Para Pengungsi Terdampak Gempa Bumi di Cianjur | Presiden Tinjau Langsung Episentrum Gempa Cianjur | Pemko Pekanbaru Targetkan Partisipasi Pemilih Meningkat
 
 
Senin, 21/09/2020 - 21:38:12 WIB
Dengan Penegakan Disiplin dan Sanksi Hukum Covid-19
KPU: Pilkada Tetap Dilangsungkan 9 Desember 2020
Senin, 24/02/2020 - 13:14:16 WIB
Dua TPS di Riau Tidak Terdata di Google Map
Rabu, 18/03/2020 - 09:52:22 WIB
Sesuai Jadwal
Menko Polhukam Pastikan Pelaksanaan Pilkada Tetap Berjalan
Jumat, 11/09/2020 - 21:03:09 WIB
PSI minta KPU hapus larangan iklan kampanye pilkada di Medsos
Rabu, 05/05/2021 - 13:59:28 WIB
Presiden Jokowi: Rencana Kerja Pemerintah 2022 Usung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural
Selasa, 01/06/2021 - 09:04:43 WIB
Pertamina Akan Rekrut Seluruh Pekerja Blok Rokan
Kamis, 29/04/2021 - 22:24:02 WIB
Erick Thohir Targetkan 10 BUMN Melantai di Bursa Hingga 2023
 
Budaya
Mahfud MD: Perbedaan Itu Ciptaan Tuhan

Budaya - mcr - Jumat, 23/08/2019 - 12:58:05 WIB

Jakarta, Riausidik.com - Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Mahfud MD mengajak masyarakat untuk menjaga toleransi dalam beragama. Bahkan, hal itu juga telah disebutkan di dalam Alquran, bahwa agama tidak boleh dipaksakan.

"Perbedaan itu ciptaan Tuhan. Islam mengajarkan kita untuk tidak memaksakan orang lain untuk mengikuti keyakinan kita. Itu disebutkan dalam Alquran, buka surah Yunus ayat 40 sampai 41," kata Mahfud MD dalam Forum Diskusi Publik yang ditaja oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia di Hotel Pangeran Pekanbaru, Selasa (20/8/2019).

Maka dari itu, Mahfud pun mengimbau seluruh masyarakat untuk bisa saling menghormati antar umat beragama. Sehingga perbedaan dan keberagaman yang ada tersebut dapat dijadikan sebagai penguat pondasi bangsa, Pancasila. Yang mana, selama ini Pancasila telah memuliakan agama dalam sila Ketuhanan Yang Maha Esa.

"Pancasila juga sudah menjadi jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia. Kalau kata Bung Karno, Pancasila itu bukan dibuat, tapi digali dari agama dan budaya bangsa yang bermacam-macam yang kemudian dirumuskan dalam lima dasar," ungkapnya.

Kemudian, narasumber lainnya dalam diskusi ini, Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Kominfo, Gun Gun Siswandi. Di sini, ia banyak berbicara mengenai nilai-nilai Pancasila dari aspek tekhnologi. Menurutnya, kemajuan teknologi terkadang sering disalahgunakan, diantaranya seperti kabar bohong atau hoax yang saat ini sering menjadi momok.

"Namun juga, kemajuan teknologi jika digunakan untuk tujuan positif, justru bisa menjalin huhungan baik sebagai bentuk silaturahmi melalui digital," ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Riau, Syamsuar yang diwakili oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Syah Harrofie menyampaikan, bahwa Pemprov Riau menyambut baik dan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi Mahfud MD untuk berdialog dengan peserta Forum Diskusi Publik tersebut.

"Pak Mahfud ini adalah Guru Bangsa yang terus merawat kebhinnekaan di Negara Kesatuan Republk Indonesia ini. Mari memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali ilmu pengetahuan dan pengalaman praktis terutama dalam penerapan idelogi Pancasila," kata Ahmad Syah. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved