Rabu, 15 Juli 2020
  Padat Karya Irigasi Kementerian PUPR di Kalteng Dilaksanakan di 95 Lokasi | DPW MOI Riau Surati Ketua DPRD Kota Pekanbaru | KPK Panggil Hong Artha Tersangka Korupsi Proyek di Kementerian PUPR | Densus 88 Tembak Mati Terduga Teroris Sukoharjo | Basuki: PLBN Sei Pancang di Kalimantan Utara Kurangi Disparitas | Ikhwan: Tahun Ini Tidak Ada Penerimaan CPNS
 
 
Senin, 13/07/2020 - 19:39:52 WIB
Jaga Daya Beli Masyarakat Perdesaan
Padat Karya Irigasi Kementerian PUPR di Kalteng Dilaksanakan di 95 Lokasi
Senin, 13/07/2020 - 19:19:18 WIB
Berawal Pengaduan Puluhan Ownner Media Siber
DPW MOI Riau Surati Ketua DPRD Kota Pekanbaru
Senin, 13/07/2020 - 11:54:53 WIB
KPK Panggil Hong Artha Tersangka Korupsi Proyek di Kementerian PUPR
Senin, 13/07/2020 - 11:49:32 WIB
Melawan Saat Ditangkap
Densus 88 Tembak Mati Terduga Teroris Sukoharjo
Senin, 13/07/2020 - 10:49:42 WIB
Mulai Konstruksi di Wilayah Perbatasan
Basuki: PLBN Sei Pancang di Kalimantan Utara Kurangi Disparitas
Senin, 13/07/2020 - 10:26:30 WIB
BKD Fokus Selesaikan Seleksi CPNS 2019
Ikhwan: Tahun Ini Tidak Ada Penerimaan CPNS
Senin, 13/07/2020 - 10:13:33 WIB
Dilantik Pejabat Sekdako Pekanbaru
Berikut Nama-nama Pejabat Eselon III yang Dilantik
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Rabu, 24/10/2018 - 10:45:09 WIB
Selamat dari Gempa Palu
Atlet Paralayang Singapura Tewas di India saat Beraksi
Selasa, 23/10/2018 - 14:31:38 WIB
Keputusan Nafa Urbach jadi Caleg, Ini Respon Zack Lee
Jumat, 05/10/2018 - 13:26:48 WIB
KPK: Wali Kota Pasuruan Dapat Jatah 10 Persen dari Proyek Rp 2,2 M
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Senin, 22/10/2018 - 11:45:32 WIB
Bahaya Anak Terjebak Dalam Mobil Dengan Cuaca Panas
 
Budaya
Pengamat intelijen: Kemenag kunci berantas paham radikal

Budaya - antrc/mn - Jumat, 23/08/2019 - 13:23:30 WIB
Pengamat intelijen Stanislaus Riyanta (ketiga dari kiri) dalam diskusi di Jakarta, Kamis malam. (Rangga Pandu Asmara Jingga)
Jakarta, Riausidik.com - Pengamat intelijen dan keamanan negara Stanislaus Riyanta mengatakan Kementerian Agama merupakan kunci pemerintah dalam mengantisipasi sekaligus memberantas berkembangnya paham radikal.

"Pemerintah punya kunci di Kominfo dan Kemenag. Kemenag jangan hanya mengurusi naik haji saja, Kemenag harus tegas terkait ajaran menyimpang," kata Stanislaus dalam diskusi bertajuk Mengembangkan Patriotisme di Kisaran Bahaya Laten Khilafah di Jakarta, Kamis malam.

Dia mengatakan di sisi lan Kementerian Komunikasi dan Informatika juga memegang peran penting dalam bertindak tegas melalui pemblokiran setiap situs internet yang mengandung ajaran radikal.

Dia meyakini pemerintahan Jokowi akan semakin tegas terhadap kelompok radikal di periode kedua nanti. Ketegasan pemerintah itu, menurut dia, akan selalu dibenturkan isu pemerintah memusuhi Islam.

Oleh karenanya dia mengatakan seluruh masyarakat Indonesia harus memberikan dukungan penuh terhadap pemerintah.

"Ketegasan pemerintah harus kita dukung. Jangan pemerintah di-bully kita diam saja," jelas dia.

Lebih jauh dia meminta Presiden Jokowi selektif dalam memilih menteri sekaligus pimpinan BUMN kelak, agar kementerian dan lembaga tinggi negara khususnya instansi BUMN tidak disusupi orang-orang berpaham radikal. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved