Selasa, 07 Juli 2020
  Gubri Syamsuar Minta Daerah Sikapi Serius Persoalan | Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru Apresiasi Bupati Kampar | Anggota DPRD Kampar Minta Komite Sekolah Cari Solusi | KPK Panggil Tujuh Saksi Kasus Suap Budi Santoso | Polri Selidiki Kebakaran Lahan Gambut di Pelalawan Riau | Dinas LHK Riau Canangkan 5 Program Perhutanan Sosial
 
 
Kamis, 02/07/2020 - 15:34:04 WIB
Turut Prihatin Gedung Rawat Inap RSUD Bangkinang Belum Dioperasikan
Gubri Syamsuar Minta Daerah Sikapi Serius Persoalan
Kamis, 02/07/2020 - 13:42:45 WIB
Silaturrahmi dengan Bupati Kampar
Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru Apresiasi Bupati Kampar
Kamis, 02/07/2020 - 13:29:03 WIB
Terkait Penerimaan Siswa SMAN 3 Siakhulu
Anggota DPRD Kampar Minta Komite Sekolah Cari Solusi
Selasa, 30/06/2020 - 11:35:05 WIB
KPK Panggil Tujuh Saksi Kasus Suap Budi Santoso
Selasa, 30/06/2020 - 11:30:08 WIB
Polri Selidiki Kebakaran Lahan Gambut di Pelalawan Riau
Selasa, 30/06/2020 - 11:23:15 WIB
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Pasca Covid-19
Dinas LHK Riau Canangkan 5 Program Perhutanan Sosial
Selasa, 30/06/2020 - 11:16:12 WIB
Bupati Kampar Ikuti Teleconfren RUPS Bank Riau Kepri
Catur: Kampar Peroleh Rp18 Milyar dari Deviden
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Rabu, 24/10/2018 - 10:45:09 WIB
Selamat dari Gempa Palu
Atlet Paralayang Singapura Tewas di India saat Beraksi
Selasa, 23/10/2018 - 14:31:38 WIB
Keputusan Nafa Urbach jadi Caleg, Ini Respon Zack Lee
Jumat, 05/10/2018 - 13:26:48 WIB
KPK: Wali Kota Pasuruan Dapat Jatah 10 Persen dari Proyek Rp 2,2 M
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Senin, 22/10/2018 - 11:45:32 WIB
Bahaya Anak Terjebak Dalam Mobil Dengan Cuaca Panas
 
Pekanbaru
Tidak Gubris Perintah Walikota
Lsm: Siapa Walikota Pekanbaru, Edward atau Firdaus?

Pekanbaru - Laporan: Tim - Rabu, 11/12/2019 - 09:38:30 WIB
Edward dan Firdaus, Proyek Taman dan Bestek. [Ft: Rs/nt]
Pekanbaru, Riausidik.com - Perintah Walikota Pekanbaru H Firdaus MT, terkait sejumlah kejanggalan pada pelaksanakan pekerjaan Proyek Pertamanan di Kantor Walikota Pekanbaru Tenayan Raya, Edward Riansyah, SE. MM sebagai PPK Bidang Pertamanan PUPR Pekanbaru tidak bergeming alias terkesan tidak peduli.

Perintah Walikota Pekanbaru yang dilansir di media ini sebelumnya, yakni Firdaus merasa heran dan memerintahkan pejabat teknis untuk menyikapi persoalan yang berkembang di masyarakat. Media ini kembali mencoba melayangkan konfirmasi kepada Edward, namun alhasil, via Whatsapp maupun Messenger tidak dijawab yang bersangkutan (Edward).

"Kita bicara disipilin, loyalis apalagi wibawa/marwah, jika saja seorang Walikota perintahnya tidak didengar oleh seorang ASN yang memberinya amanah sebagai PPK, ini sudah tidak benar. Lantas pertanyaan sederhana saya siapa Walikota Pekanbaru, Edward atau Firdaus,"? tanya Ketua Lsm Gerhana Tommy FM, SH di Pekanbaru Rabu (11/12/19) pagi.

Menurut Lsm tidak sulit bagi PPK sebenarnya bisa menjawab persoalan ini jika ada etika baik Edward. "Ini tidak sulit bila berjalan normal. Namun dari sikap itu, patut dicurigai dan muncul opini publik apakah hubungan Firdaus dan Edward tengah tidak harmonis atau ada persoalan lain seperti kejanggalan pada perkerjaan Petanaman yang harus ditutupi," kata Tommy.

Kontruksi Tidak Sesuai Bestek
Dari investigasi media ini, menemukan sejumlah titik pekerjaan tidak sesuai gambar, pada pekerjaan lantai oval, pinggir lantai lengkungannya patah sementara pada gambar tidak demikian,

Water feature tengah, Struktur plat beton tulangan, misal pada pekerjaan Struktur plat beton tulangan, pekerjaan Dinding beton bertulang, Pembuatan Beton Site Mix mutu, dikerjakan tidak profesional, kemudian kualitas beton sangat diragukan, sementara didalam gambar dokumen kontrak diwajibkan dengan mutu K-250.

Lebih ironisnya, informasi dilapangan, proyek tersebut sudah di PHO, namun dilapangan masih ditemukan pekerjaan pengadaan tanah (bukan pemeliharaan). Kepastian proyek tersebut sudah di PHO atau belum, saat dikonfrimasi media ini kembali ke Edward, namun hingga turunnya berita ini, belum mendapat jawaban dari yang bersangkutan (Edward).

Dibagian lain, terkait sejumlah kejanggalan diatas, Lsm Gerhana, memastikan proyek tersebut layak dilaporkan.

"Dalam waktu dekat kita laporkan proyek tersebut. Indikasi kuat banyak kejanggalan, penyunatan volume dibeberapa item pekerjaan namun dibayarkan 100 persen," tegas Tommy.

Sebagaimana publikasi Riausidik.com sebelumnya, bahwa di kawasan perkantoran tenayan raya, tepatnya di depan Gedung Utama Kantor Walikota Pekanbaru, Tenayan Raya, terdapat paket proyek yakni "Pembuatan Taman Perkantoran Tenayan Raya" sejumlah pekerja tengah beraktifitas.

Data yang dihimpun Riausidik.com, Pekerjaan yang dikendalikan Dinas PUPR Kota Pekanbaru tersebut dimenangkan oleh CV. Tri Ratu Nusantara, NPWP:76.645.718.8-216.000, dengan nilai kontrak Rp 3.199.999.600,36. dilokasi proyek tidak ditemukan papan plang proyek.

"Ia pak, tidak ada papan plang proyek, tapi kami tidak tahu menau soal itu, karena kami hanya sebagai pekerja disini," jawab salah seorang pekerja saat itu menjawab pertanyaan media ini.

Akibat tidak adanya papan plang, informasi seperti Konsultan proyek siapa, masa pekerjaan berapa lama, sumber dana dari mana, jelas tidak diketahui publik. ***

Editor: Yenni
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved