Rabu, 16 Juni 2021
  Menkumham: KUHP Warisan Belanda Banyak Menyimpang Asas Hukum Pidana | KBPP Polri Dukung Pembentukan Kampung Tangguh Narkoba | Kejagung: Nilai Aset Sitaan Asabri Capai Rp14 Triliun | Pemerintah Targetkan Satu Juta Vaksinasi Per Hari | Presiden: Terapkan di Kota/Kabupaten Lain | Perdana, Damkar Kampar Bentuk Pos Di Kampar Kiri Hilir
 
 
Selasa, 15/06/2021 - 09:27:17 WIB
Menkumham: KUHP Warisan Belanda Banyak Menyimpang Asas Hukum Pidana
Selasa, 15/06/2021 - 09:24:02 WIB
KBPP Polri Dukung Pembentukan Kampung Tangguh Narkoba
Selasa, 15/06/2021 - 09:20:34 WIB
Kejagung: Nilai Aset Sitaan Asabri Capai Rp14 Triliun
Selasa, 15/06/2021 - 09:07:37 WIB
Didukung TNI dan Polri
Pemerintah Targetkan Satu Juta Vaksinasi Per Hari
Selasa, 15/06/2021 - 09:03:39 WIB
Tinjau Vaksinasi Massal di Stadion Patriot Bekasi
Presiden: Terapkan di Kota/Kabupaten Lain
Selasa, 15/06/2021 - 08:26:00 WIB
Perdana, Damkar Kampar Bentuk Pos Di Kampar Kiri Hilir
Selasa, 15/06/2021 - 08:21:43 WIB
Pelaksanaan APBD tahun 2020
DPRD Kampar Terima Laporan PertanggungJawaban Bupati Kampar
 
Hiburan
Mengaku sebagai Tamu acara di "MeMiles"
Siti Badriah Diperiksa Pilisi

Hiburan - Ant/mn/fi - Senin, 03/02/2020 - 14:30:38 WIB
Penyanyi dangdut Siti badriah usai diperiksa Polda Jawa Timur di Surabaya, Senin (3/2/2020) terkait investasi MeMiles. (ANTARA Jatim/Willy Irawan)
Surabaya, Riausidik.com - Penyanyi dangdut Siti Badriah menegaskan dirinya tak terlibat dalam kasus “MeMiles” karena hanya mengisi acara yang digelar aplikasi milik PT Kam and Kam itu.

"Saya hanya sebagai pengisi acara. Tidak pernah dapat reward apapun," kata pelantun lagu "Lagi Syantik" itu usai diperiksa di gedung Ditreskimsus Polda Jawa Timur di Surabaya, Senin.

Penyanyi yang akrab disapa "Sibad" itu diperiksa penyidik sekitar satu setengah jam dan dicecar sebanyak 28 pertanyaan terkait keterlibatannya di investasi yang menyeret beberapa nama figur publik tersebut.

Sibad mengaku pernah ditawari promosi oleh “MeMiles”, namun dirinya menolak.

"Promosi segala macam, semua orang pasti ditawarin. Tapi intinya saya hanya murni sebagai pengisi cara, tidak dapat reward," ucapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan peran Sibad dalam kasus ini hanya sebagai pengisi acara di salah satu acara yang digelar “MeMiles”.

"Ternyata peran saudari Siti Badriah hanya mengisi acara dan kemudian yang bersangkutan sempat ditawari menjadi member dari ‘MeMiles’ tapi tidak mengiyakan," kata perwira menengah tersebut.

Sementara, dalam kasus itu polisi telah menetapkan lima tersangka yaitu Direktur PT Kam and Kam Kamal Tarachan, manajer Suhanda, motivator dr Eva Martini Luisa, Kepala Tim IT Prima Hendika, serta Sri Wiwit, orang kepercayaan direktur PT Kam and Kam yang bertugas membagi reward kepada para member.

Polisi telah memeriksa beberapa artis dan figur publik dalam kasus ini, yakni Eka Deli, Marcello Tahitoe, Pingkan Mambo, Tata Janeeta, Regina Idol, dan desainer Adjie Notonegoro.

Selain itu, polisi juga memeriksa cucu Presiden ke-2 RI Soeharto, Ari Sigit dan istrinya Rika Callebaut, terkait keterlibatan mereka di investasi bodong tersebut.

Polisi juga telah menyita barang bukti uang tunai dari tersangka sebesar Rp136 miliar, 24 unit mobil, dua unit sepeda motor, serta puluhan barang elektronik dan beberapa aset berharga lainnya. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved