Senin, 03 08 2020
  Legislator Sebut Penangkapan Djoko Tjandra Bukti Keseriusan Polri | Satgasus Polri Temukan Temukan 102 Kasus Penyelewengan Dana Corona | Gubri Ikuti Video Conference Government Roundtable Series Covid-19 | Berikut Ini Beberapa Langkah Strategis Konservasi Mangrove | Walikota Bakal Tindak ASN Pemko yang Bermasalah | IKNR Apresiasi Polda Riau, Ringkus 3 Pelaku
 
 
Jumat, 31/07/2020 - 11:21:37 WIB
Kasus Djoko Tjandra
Legislator Sebut Penangkapan Djoko Tjandra Bukti Keseriusan Polri
Selasa, 28/07/2020 - 10:33:10 WIB
Satgasus Polri Temukan Temukan 102 Kasus Penyelewengan Dana Corona
Selasa, 28/07/2020 - 10:28:29 WIB
Gubri Ikuti Video Conference Government Roundtable Series Covid-19
Selasa, 28/07/2020 - 10:24:20 WIB
Berikut Ini Beberapa Langkah Strategis Konservasi Mangrove
Selasa, 28/07/2020 - 10:12:32 WIB
Walikota Bakal Tindak ASN Pemko yang Bermasalah
Selasa, 28/07/2020 - 09:52:13 WIB
Pengeroyokan Sadis Korban Fiderius Buulolo
IKNR Apresiasi Polda Riau, Ringkus 3 Pelaku
Sabtu, 25/07/2020 - 10:49:49 WIB
Dugaan Korupsi di Disdik Riau
Kejati Riau Tetapkan Dua Tersangka dan Ditahan
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Rabu, 24/10/2018 - 10:45:09 WIB
Selamat dari Gempa Palu
Atlet Paralayang Singapura Tewas di India saat Beraksi
Selasa, 23/10/2018 - 14:31:38 WIB
Keputusan Nafa Urbach jadi Caleg, Ini Respon Zack Lee
Jumat, 05/10/2018 - 13:26:48 WIB
KPK: Wali Kota Pasuruan Dapat Jatah 10 Persen dari Proyek Rp 2,2 M
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Senin, 22/10/2018 - 11:45:32 WIB
Bahaya Anak Terjebak Dalam Mobil Dengan Cuaca Panas
 
Pemprov Riau
Terkait Pemberitaan Proyek TPA Kuansing
Kasatker PSPLP Yeni Jawab Konfirmasi Media

Pemprov Riau - Laporan: Tim - Jumat, 10/07/2020 - 21:56:33 WIB
Kasatker Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Permukiman (PSPLP) Yeni Mulyadi
Pekanbaru, Riausidik.com - Menyusul pemberitaan media terkait proyek TPA Kuansing, terjadinya pemutusan kontrak pemenang tender pertama hingga tender ulang, karena ditemukan sejumlah pelanggaran (pemalsuan dokumen) Satker Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Permukiman (PSPLP) Yeni Mulyadi menjawab konfirmasi media.

Diantaranya, dalam hal pemutusan Kontrak terhadap perusahaan PT Noor Lina Indah (NLI), presentase pekerjaan dan realisasi pembayaran berapa persen,?. "Persentase pekerjaan 0 % di lapangan dan pembayaran baru UM (uang muka)," Jawab Yeni Mulyadi selaku Kasatker PSPLP, Jumat (10/7/2020) siang.

Namun dalam pemutusan kontrak, pihak Satker PSPLP dibawah Balai Prasarana Permukiman Wilayah Riau melalu Balai Cipta Karya Kementerian PUPR Pusat itu tidak melibatkan Audittor BPK RI, melainkan melibatkan pengawasan internal. "Setiap tahapan yang dilakukan selalu dikoordinasikan dengan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP)," ngakunya.

Dengan dilakukannya pemutusan kontrak terhadap perusahaan PT NLI, pihaknya mengaku turut serta dilakukan pergantian Pokja. "Tender ulang dilakukan dengan pergantian pokja," sebtunya.

Selanjutnya dampak lain dari pemutusan kontrak itu, Yeni juga mengaku turut pengembalian Uang Muka ke Kas Negara, namun tidak dijelaskan besaran berapa dan yang mengembalikan siapa. "Jaminan UM sudah dikembalikan dan disetorkan ke kas negara," jelasnya.

Yeni kemudian menjelaskan pada proses tender ulang proyek TPA Kuansing pada tahun 2018 silam itu sudah berjalan hingga selesai pekerjaan.

"PT Noor Lina Indah (NLI) tersebut sudah diblacklist pata tahun 2018. Lalu dilakukan tender ulang pada proyek TPA Kuansing dan sudah selesai 100 %, dan telah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Kuansing," tambahnya.

Dibagian lain, Disebut-sebut rekanan dari luar riau yang mendominasi tiap tahunnya pemenang tender setiap ada kegiatan di Satker PSPLP itu, Yeni berkilah. "Soal lelang bukan ranah satker atau balai BPPW, namun yg terkontrak di kami banyak juga perusahaan lokal (riau)," jawabnya lagi.

Saat dikonfrimasi, dugaan keterlibatan Candra dan Pramono (saudara mantan Satker sebelumnya Abrizal) diduga yang membawa rekanan PT NLI menjadi peserta lelang dan pemenang tender Proyek TPA Kuansing, apakah informasi itu benar,? Pihak Satker mengaku tidak tahu. "Saya tidak tau soal ini, dikonfirm langsung ke ybs saja," jawab Yeni.

Jamkrindo Bantah Bayar Kerugian Negara
Tepisah, mantan Pimpinan penjaminan Jamkrindo Batam Windi, menjawab dikonfirmasi Riausidik.com soal pembayaran kerugian negara, pihaknya mengaku semasa dia menjabat tidak ada pembayaran kerugian negara pada kasus proyek TPA Kuansing karena bertantangan dengan UU OJK.

"Iya, dimasa saya tidak dibayar, karena ada beberapa pertimbangan. Dan saya belum mendapatkan informasi lebih lanjut karena saya sudah dipindahtugaskan pak," jawabnya via WhatsApp miliknya Kamis (9/7/2020) siang. ***

Editor: Ria
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved