Kamis, 29 Oktober 2020
  Tarif Tol Pekanbaru-Dumai Berdasarkan Jenis Kendaraan | Bawaslu Riau Awasi Ketat Penerapan Protokol Kesehatan | Dana Kampanye Awal Mulai Rp100.000 sampai Rp750 juta | Wali Kota Harapkan Disketapang Terus Berinovasi Untuk | Satpol PP Segel Imperial KTV Grand Central Hotel | KPK Cecar Empat Saksi Aliran Dana Kasus Proyek Fiktif Waskita Karya
 
 
Kamis, 29/10/2020 - 10:58:14 WIB
Menteri PUPR Keluarkan Surat Keputusan
Tarif Tol Pekanbaru-Dumai Berdasarkan Jenis Kendaraan
Kamis, 29/10/2020 - 10:48:12 WIB
Kampanye Para Paslon
Bawaslu Riau Awasi Ketat Penerapan Protokol Kesehatan
Kamis, 29/10/2020 - 10:45:31 WIB
Pilkada Riau
Dana Kampanye Awal Mulai Rp100.000 sampai Rp750 juta
Kamis, 29/10/2020 - 10:33:10 WIB
Didampingi Kadisketapang Alek Kurniawan
Wali Kota Harapkan Disketapang Terus Berinovasi Untuk
Kamis, 29/10/2020 - 10:27:37 WIB
Satpol PP Segel Imperial KTV Grand Central Hotel
Senin, 26/10/2020 - 21:36:28 WIB
KPK Cecar Empat Saksi Aliran Dana Kasus Proyek Fiktif Waskita Karya
Senin, 26/10/2020 - 21:33:47 WIB
MK: Pemeriksaan dengan tujuan tertentu oleh BPK konstitusional
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Rabu, 24/10/2018 - 10:45:09 WIB
Selamat dari Gempa Palu
Atlet Paralayang Singapura Tewas di India saat Beraksi
Selasa, 23/10/2018 - 14:31:38 WIB
Keputusan Nafa Urbach jadi Caleg, Ini Respon Zack Lee
Jumat, 05/10/2018 - 13:26:48 WIB
KPK: Wali Kota Pasuruan Dapat Jatah 10 Persen dari Proyek Rp 2,2 M
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Senin, 22/10/2018 - 11:45:32 WIB
Bahaya Anak Terjebak Dalam Mobil Dengan Cuaca Panas
 
Hukum
Satgasus Polri Temukan Temukan 102 Kasus Penyelewengan Dana Corona

Hukum - ant/mn - Selasa, 28/07/2020 - 10:33:10 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Awi Setiyono. (ANTARA)
Jakarta, Riausidik.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan Satgas Khusus Pengawasan Dana COVID-19 telah mengungkap 102 kasus dugaan penyelewengan dana bantuan sosial penanganan COVID-19 di seluruh Indonesia.

"Data yang diterima, terdapat 102 kasus penyelewengan bantuan sosial. Kasus-kasus tersebut ditangani Satgassus di 20 Polda," kata Brigjen Awi di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Senin.

Dari 102 kasus, rinciannya Polda Sumut menangani 38 kasus, Polda Jabar menangani 18 kasus, Polda Riau menangani tujuh kasus.

Kemudian Polda Jatim dan Polda Sulsel masing-masing menangani empat kasus, Polda Sulteng, Polda NTT dan Polda Banten menangani masing-masing tiga kasus.

Polda Sumsel, Polda Malut masing-masing menangani dua kasus, kemudian Polda Kalteng, Polda Kepri, Polda Sulbar, Polda Sumbar, Polda Kaltara, Polda Lampung, Polda Papua Barat, Polda Kalbar dan Polda Papua masing-masing menangani satu kasus.

Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui sejumlah alasan penyalahgunaan bantuan sosial itu adalah pemotongan dana dan pembagian tidak merata, pemotongan dana sengaja dilakukan perangkat desa dengan maksud asas keadilan bagi mereka yang tidak menerima (hal tersebut sudah diketahui dan disetujui penerima bantuan).

Motif lainnya pemotongan dana untuk uang lelah, pengurangan timbangan paket sembako dan terakhir adalah tidak ada transparansi kepada masyarakat terkait sistem pembagian dan dana yang diterima.

Sebelumnya, tercatat ada 92 kasus penyelewengan dana bantuan sosial yang ditangani Polri per tanggal 21 Juli 2020.

Presiden Joko Widodo telah meminta agar para penegak hukum tidak membiarkan para pejabat yang mengelola anggaran salah dalam bertindak, khususnya pada anggaran penanganan COVID-19.

Jokowi ingin penegak hukum lebih mengedepankan pencegahan ketimbang melakukan penindakan. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved