Minggu, 25 Juli 2021
  Bupati Kampar ; Jadikan Padi Kuning Kampar Varietas Unggul Nasional | Bupati Kampar Resmi Luncurkan Mobil Vaksin Keliling | Bupati Kampar Terima Rp 2,3 Milyar dari Pajak Tol Pekanbaru-Dumai | Catur Sugeng : Tingkatkan Pelayanan dan Jadi Tauladan bagi Masyarkat | Bupati Kampar: Pemanfaatan Gas Bumi Untuk Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat | Bupati Kampar dampingi Kunjungan Wamen ATR/BPN RI
 
 
Kamis, 12/07/2021 - 17:53:16 WIB
Bupati Kampar ; Jadikan Padi Kuning Kampar Varietas Unggul Nasional
Senin, 09/07/2021 - 17:53:12 WIB
Bupati Kampar Resmi Luncurkan Mobil Vaksin Keliling
Jumat, 06/07/2021 - 17:53:11 WIB
Bupati Kampar Terima Rp 2,3 Milyar dari Pajak Tol Pekanbaru-Dumai
Senin, 02/07/2021 - 17:53:10 WIB
Lantik 21 Pejabat Pengawas dilingkungan Pemkab Kampar
Catur Sugeng : Tingkatkan Pelayanan dan Jadi Tauladan bagi Masyarkat
Sabtu, 22/06/2021 - 17:53:21 WIB
Saksikan Penandatangan MOU Antara PT. BKSE dengan PT .BBG
Bupati Kampar: Pemanfaatan Gas Bumi Untuk Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat
Jumat, 21/06/2021 - 17:53:28 WIB
Percepatan Perubahan Fungsi Kawasan HPK Menjadi APK
Bupati Kampar dampingi Kunjungan Wamen ATR/BPN RI
Selasa, 18/06/2021 - 17:53:26 WIB
Bupati Kampar Hadiri RUPS Bank Riau Kepri
 
Pemprov Riau
Pilkada Riau
Dana Kampanye Awal Mulai Rp100.000 sampai Rp750 juta

Pemprov Riau - ant/mn - Kamis, 29/10/2020 - 10:45:31 WIB
Ilustrasi Pilkada. [nt]
Pekanbaru, Riausidik.com - KPUD Provinsi Riau menyatakan besaran dana kampanye awal pasangan calon peserta Pilkada serentak di sembilan kabupaten/kota setempat terendah yakni Rp100.000, dan tertinggi mencapai Rp750 juta.

"KPU mengetahui Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) sembilan kabupaten/kota pelaksana Pilkada serentak 2020, yang disampaikan melalui KPU daerah masing-masing," kata anggota KPUD Riau, Firdaus, di Pekanbaru, Kamis.

Firdaus mengatakan, sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 5/2017 tentang dana kampanye peserta pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, walikota dan wakil walikota, wajib membuat laporan awal dana kampanye.

Hal ini termasuk membuat pembukuan yang memuat informasi rekening khusus dana kampanye, sumber perolehan saldo awal atau saldo pembukaan, rincian perhitungan penerimaan dan pengeluaran yang diperoleh sebelum pembukaan rekening khusus dana kampanye, dan penerimaan sumbangan yang bersumber dari pasangan calon atau partai politik dan gabungannya.

Ia mengatakan, bahwa pasangan calon bupati/walikota di sembilan daerah di Riau sudah menyerahkan pada pertengahan September lalu.

Nanti pada 30 Oktober akan dilaporkan lagi laporan penyumbang dana kampanye. Dan terakhir 6 Desember dilaporkan pemasukan dan pengeluaran dana kampanye.

"Penggunaan dana kampanye sudah diatur agar transparan, semua Paslon harus melaporkan dana yang masuk dan dikeluarkan selama kampanye. Tidak boleh main-main dan semuanya diawasi oleh Bawaslu, termasuk sumbangan dana kampanye dari pihak manapun harus dilaporkan secara patuh," kata Firdaus.

Ia mengakui dari LADK yang diterima dana terendah itu dilaporkan salah satu Paslon asal Kabupaten Kepulauan Meranti H Muhammad Adil-Azmar sebesar Rp100.000.

"Sedangkan dana awal kampanye terbesar dilaporkan pasangan Sukiman – Indra Gunawan Paslon asal Kabupaten Rokan Hulu dengan nilai Rp750 juta," katanya.

Sembilan daerah di Provinsi yang menggelar Pilkada tahun ini adalah Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Dumai. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved