Kamis, 21 Januari 2021
  Terpidana Korupsi di Aceh Kembalikan Uang Negara Rp500 Juta | Kejagung Periksa Eks Dirut Asabri Terkait Kasus Korupsi | RS Polri Identifikasi Enam Jenazah Korban Kecelakaan Sriwijaya Air | Bupati Kampar Minta Agar PLN Berkomitmen Pembangunan Lisdes | Pemprov Riau Tunggu Petunjuk Mendagri Usulkan Pj Sekda | Pemprov Riau Terima Kunjungan DPRD Sumatera Utara
 
 
Rabu, 20/01/2021 - 09:40:27 WIB
Terpidana Korupsi di Aceh Kembalikan Uang Negara Rp500 Juta
Rabu, 20/01/2021 - 09:35:44 WIB
Kejagung Periksa Eks Dirut Asabri Terkait Kasus Korupsi
Rabu, 20/01/2021 - 09:32:19 WIB
RS Polri Identifikasi Enam Jenazah Korban Kecelakaan Sriwijaya Air
Rabu, 20/01/2021 - 09:26:48 WIB
Hadiri Rapat Evaluasi Pelaksanaan RKT 2020 bersama BKSDA Provinsi Riau
Bupati Kampar Minta Agar PLN Berkomitmen Pembangunan Lisdes
Rabu, 20/01/2021 - 09:22:41 WIB
Pemprov Riau Tunggu Petunjuk Mendagri Usulkan Pj Sekda
Rabu, 20/01/2021 - 09:18:09 WIB
Pemprov Riau Terima Kunjungan DPRD Sumatera Utara
Rabu, 20/01/2021 - 09:16:07 WIB
Kenaikan Harga Sawit Riau Pekan Ini Imbas Kenaikan Harga CPO
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Rabu, 24/10/2018 - 10:45:09 WIB
Selamat dari Gempa Palu
Atlet Paralayang Singapura Tewas di India saat Beraksi
Selasa, 23/10/2018 - 14:31:38 WIB
Keputusan Nafa Urbach jadi Caleg, Ini Respon Zack Lee
Jumat, 05/10/2018 - 13:26:48 WIB
KPK: Wali Kota Pasuruan Dapat Jatah 10 Persen dari Proyek Rp 2,2 M
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Senin, 22/10/2018 - 11:45:32 WIB
Bahaya Anak Terjebak Dalam Mobil Dengan Cuaca Panas
 
Pekanbaru
Jika Armada Pengangkut Sampah Kurang
Wako: Silahkan DLHK Menyewa

Pekanbaru - kom/mn - Sabtu, 09/01/2021 - 10:54:05 WIB
Walikota Pekanbaru Dr.H.Firdaus, ST.MT. [kom]
Pekanbaru, Riausidik.com - Jika armada pengangkut sampah dirasa masih kurang, Walikota Pekanbaru Dr.H.Firdaus, ST.MT menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru untuk menyewa armada sesuai yang dibutuhkan. Firdaus menilai, di masa kekosongan kewenangan ada di DLHK.

Firdaus meminta agar DLHK cerdas dalam menangani masalah sampah di masa kekosongan. Dikatakannya, pihaknya tidak membatasi anggaran yang digunakan DLHK untuk menangani sampah.

"Kita tidak membatasi anggaran yang dibutuhkan DLHK untuk menangani sampah selama satu bulan di masa kekosongan ini. Kalau memang masih kurang alat angkutnya silahkan sewa lagi, kita tidak batasi itu, karena itu kewenangan DLHK sampai ditentukan siapa pemenang lelang dalam pengangkutan sampah ini," ujar Firdaus kepada media.

"Kalau masih kurang, ya sewa sebanyak yang dibutuhkan," sambungnya.

Diakuinya, keterlambatan pelelangan terjadi karena kendala teknis yang tidak bisa dilangkahi. Ia mencontohkan seperti lambatnya pengesahan APBD dan kendala teknis dari dinas serta persyaratan yang harus dipenuhi dan tidak bisa dilangkahi.

"Sebelumnya, kita sudah ingatkan untuk lelang sebelum berakhir kontrak. Sehingga tidak terjadi kekosongan seperti ini," terangnya.

Pihaknya juga berharap agar pelelangan ini selesai tepat waktu pada akhir Januari.

Untuk mengatasi sampah pada masa transisi ini, DLHK Pekanbaru kerahkan 28 angkutan sampah yang terdiri dari kendaraan milik OPD terkait. Selain itu, DLHK juga menggunakan alat angkut sampah sewa dari PT Godang Tuah Jaya sebanyak 15 unit. Dengan total 43 armada.

Armada yang ada diterjunkan untuk mengangkut sampah yang ada di jalan-jalan protokol dan badan usaha. Sementara itu, untuk permukiman warga, DLHK bekerja sama dengan Forum Komunikasi RT/RW untuk mengangkut sampah ke TPA.

DLHK pun membuka TPA untuk umum, sehingga RT/RW yang mengangkut sampah dapat membuang sampah ke TPA. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved