Kamis, 04 Maret 2021
  Jaksa KPK Ungkap Pola Korupsi mantan Sekretaris MA Nurhadi | KPK panggil sembilan saksi kasus suap Wali Kota Dumai nonaktif | Bupati Kampar Pimpin Rapat Akhir Persiapan | Kampar Terima Penghargaan Pelayanan KB MKJP Terbaik Tingkat Provinsi Riau | DPC PWRI Dumai Bantu Warga Kurang Mampu | Gubernur Riau Lantik Kasmarni Jadi Bupati Bengkalis
 
 
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Rabu, 24/10/2018 - 10:45:09 WIB
Selamat dari Gempa Palu
Atlet Paralayang Singapura Tewas di India saat Beraksi
Selasa, 23/10/2018 - 14:31:38 WIB
Keputusan Nafa Urbach jadi Caleg, Ini Respon Zack Lee
Jumat, 05/10/2018 - 13:26:48 WIB
KPK: Wali Kota Pasuruan Dapat Jatah 10 Persen dari Proyek Rp 2,2 M
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Senin, 22/10/2018 - 11:45:32 WIB
Bahaya Anak Terjebak Dalam Mobil Dengan Cuaca Panas
 
Pekanbaru
Vaksin Sinovac Sangat Dibutuhkan Nakes dan Tim Satgas Covid-19

Pekanbaru - kom/mn - Rabu, 20/01/2021 - 09:11:10 WIB
Dr. H . Firdaus, ST.,MT. [kom]
Pekanbaru, Riausidik.com - Vaksin jenis Sinovac sangat dibutuhkan oleh tenaga kesehatan (nakes) dan tim Satgas Covid-19. Makanya, jumlah vaksin ini sangat terbatas dimana Pekanbaru mendapat 11.040 dosis.

Wali Kota Pekanbaru Firdaus, Senin (18/1), mengatakan, kehalalan vaksin Sinovac sudah ditetapkan dalam Fatwa Majelis Umum Indonesia (MUI). Kemudian, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga telah melaporkan hasil penelitian uji vaksin Sinovac.

"BPOM telah menyatakan bahwa kandungan vaksin Sinovac ini telah memenuhi indikator yang disyaratkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Artinya, vaksin Sinovac dapat digunakan dalam keadaan darurat ini," ujarnya.

Di media sosial (medsos) beredar perbincangan-perbincangan yang membuat keraguan. Tapi yakinlah, warga Pekanbaru sangat membutuhkan vaksin.

"Indonesia tak akan membeli satu jenis vaksin. Vaksin Sinovac ini hanya untuk tahap awal dan jumlahnya terbatas," ungkap Firdaus.

Pemprov Riau mendapat jatah vaksin Sinovac sekitar 20.000 dosis dari pemerintah pusat. Dari jumlah tersebut, Pemko Pekanbaru mendapat 11.040 dosis.

"Vaksin ini diutamakan bagi tenaga kesehatan dan tim Satgas Covid yang sering kontak dengan masyarakat. Setelah itu kalangan pendidik. Mudah-mudahan dalam satu tahun ke depan, seluruh rakyat Indonesia dapat divaksin," ucap Firdaus. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved