Sabtu, 06 Maret 2021
  Jaksa KPK Ungkap Pola Korupsi mantan Sekretaris MA Nurhadi | KPK panggil sembilan saksi kasus suap Wali Kota Dumai nonaktif | Bupati Kampar Pimpin Rapat Akhir Persiapan | Kampar Terima Penghargaan Pelayanan KB MKJP Terbaik Tingkat Provinsi Riau | DPC PWRI Dumai Bantu Warga Kurang Mampu | Gubernur Riau Lantik Kasmarni Jadi Bupati Bengkalis
 
 
Sabtu, 04/03/2017 - 09:13:32 WIB
Keunggulan Ford Fiesta ST
Kencang dan Bisa Matikan Satu Silinder
Sabtu, 25/03/2017 - 20:00:28 WIB
Siapkan Motor Baru Lagi
Suzuki Kian Bergairah
Rabu, 24/10/2018 - 10:45:09 WIB
Selamat dari Gempa Palu
Atlet Paralayang Singapura Tewas di India saat Beraksi
Selasa, 23/10/2018 - 14:31:38 WIB
Keputusan Nafa Urbach jadi Caleg, Ini Respon Zack Lee
Jumat, 05/10/2018 - 13:26:48 WIB
KPK: Wali Kota Pasuruan Dapat Jatah 10 Persen dari Proyek Rp 2,2 M
Sabtu, 04/03/2017 - 09:05:49 WIB
Tidak Ada di Hatchback Lain
Fitur Baru Hyundai i20 Sport
Senin, 22/10/2018 - 11:45:32 WIB
Bahaya Anak Terjebak Dalam Mobil Dengan Cuaca Panas
 
Pekanbaru
60 Persen Wilayah Pekanbaru Lahan Gambut, BPBD Targetkan Zero Fire

Pekanbaru - kom/mn - Rabu, 17/02/2021 - 08:53:46 WIB
Kepala BPBD, Zarman Candra. [kom]
Pekanbaru, Riausidik.com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru masih kondisi lahan gambut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru, Zarman Candra menyebut, luas wilayah Kota Pekanbaru mencapai 632,62 Kilometer persegi. Dimana hampir 60 persen wilayahnya merupakan lahan gambut.

"Sehingga berpotensi kebakaran hutan dan lahan. Ada sejumlah kecamatan yang terdapat memiliki lahan gambut," ujar Zarman, Selasa (16/2).

Menurutnya, ada beberapa kecamatan yang memiliki lahan gambut dan rawan terjadi Karhutla. Seperti Kecamatan Rumbai, Payung Sekaki, Rumbai Pesisir, dan Kecamatan Marpoyan Damai.

Beberapa kecamatan ini pun rawan terjadi kebakaran lahan sejak dua tahun terakhir.

Zarman menyebut, telah membentuk enam kelurahan tangguh bencana pada kecamatan rawan Karhutla tersebut. Dimana masing-masing kelurahan ada 60-100 personil.

Pihaknya juga menyiapkan call center di nomor 08117651464, untuk pengaduan masyarakat yang menemukan terjadinya Karhutla di wilayah masing-masing.

"Ini sarana untuk penyampaian layanan pengaduan masyarakat, untuk quick respon dalam lokalisir titik api. Target kami zero fire," pungkasnya. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved