Senin, 06 Februari 2023
  Kejagung Memeriksa Dirkeu Waskita Karya sebagai Saksi | Pj Wali Kota Pekanbaru Ingin Layanan Kesehatan Jangkau Warga Pinggiran Hingga Pedalaman | Dua Pejabat UPT PUPTPKPP Riau Berganti, Ini Namanya | Pemerintah Segera Bangun Hunian ASN, TNI, dan Polri di IKN | Pj Wali Kota Pekanbaru Saksikan Kembang Api Malam Perayaan Imlek | Gubri Syamsuar Hadiri Festival Gunung Sahilan
 
 
Rabu, 01/02/2023 - 14:56:26 WIB
Kejagung Memeriksa Dirkeu Waskita Karya sebagai Saksi
Rabu, 01/02/2023 - 14:52:07 WIB
Pj Wali Kota Pekanbaru Ingin Layanan Kesehatan Jangkau Warga Pinggiran Hingga Pedalaman
Rabu, 01/02/2023 - 14:44:00 WIB
Dua Pejabat UPT PUPTPKPP Riau Berganti, Ini Namanya
Rabu, 01/02/2023 - 14:37:37 WIB
Pemerintah Segera Bangun Hunian ASN, TNI, dan Polri di IKN
Senin, 23/01/2023 - 10:28:43 WIB
Bersama Ribuan Warga
Pj Wali Kota Pekanbaru Saksikan Kembang Api Malam Perayaan Imlek
Senin, 23/01/2023 - 10:15:11 WIB
Diharapkan Ada Senarai Baku
Gubri Syamsuar Hadiri Festival Gunung Sahilan
Senin, 23/01/2023 - 09:57:20 WIB
Presiden Jokowi Resmikan Rusun Kejati Sulut
Senin, 21/09/2020 - 21:38:12 WIB
Dengan Penegakan Disiplin dan Sanksi Hukum Covid-19
KPU: Pilkada Tetap Dilangsungkan 9 Desember 2020
Senin, 24/02/2020 - 13:14:16 WIB
Dua TPS di Riau Tidak Terdata di Google Map
Rabu, 18/03/2020 - 09:52:22 WIB
Sesuai Jadwal
Menko Polhukam Pastikan Pelaksanaan Pilkada Tetap Berjalan
Jumat, 11/09/2020 - 21:03:09 WIB
PSI minta KPU hapus larangan iklan kampanye pilkada di Medsos
Rabu, 05/05/2021 - 13:59:28 WIB
Presiden Jokowi: Rencana Kerja Pemerintah 2022 Usung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural
Selasa, 01/06/2021 - 09:04:43 WIB
Pertamina Akan Rekrut Seluruh Pekerja Blok Rokan
Kamis, 29/04/2021 - 22:24:02 WIB
Erick Thohir Targetkan 10 BUMN Melantai di Bursa Hingga 2023
 
Ekonomi
Erick Thohir Targetkan 10 BUMN Melantai di Bursa Hingga 2023

Ekonomi - ant/mn - Kamis, 29/04/2021 - 22:24:02 WIB
Tangkapan layar - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat memberikan sambutan dalam peluncuran Indeks IDX-MES BUMN 17 di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (29/4/2021). ANTARA/Citro Atmoko/aa.
Jakarta, Riausidik.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menargetkan setidaknya sebanyak 10 perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2021 hingga 2023.

"Insya Allah sampai dengan 2023 ini, minimum 10 BUMN akan kami go public-kan dan marketnya sangat besar," ujar Erick Thohir di sela-sela peluncuran Indeks IDX-MES BUMN 17 di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis.

Berdasarkan data Kementerian BUMN,  14 perusahaan BUMN dan anak usaha BUMN dari berbagai klaster segera masuk ke bursa melalui mekanisme penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO).

Sebanyak 14 perusahaan tersebut adalah  PT Pertamina International Shipping (Persero), PT Pertamina Geothermal Energi (Persero), PT Pertamina Hulu Energi (Persero), PT Pertamina Hilir (Persero), dan PT Pembangkit Listrik Tenaga Uap (Persero).

Selanjutnya yaitu PT Indonesia Healthcare Corporation (Persero), PT Bio Farma (Persero), PT EDC and Payment Gateway (Persero), PT Pupuk Kalimantan Timur (Persero), PT Dayamitra Telekomunikasi (Persero), PT Telkom Data Center (Persero), PT Inalum Operating (Persero), PT MIND ID (Persero), dan PT Logam Mulia (Persero).

Dari 14 perusahaan tersebut, PT Pertamina Geothermal Energi (Persero) dan PT Dayamitra Telekomunikasi (Persero) atau Mitratel, dikabarkan paling berpeluang untuk IPO pada tahun ini.

Erick sendiri ingin memastikan bahwa transformasi BUMN benar-benar terwujud, dan dengan menjadi perusahaan tercatat di BEI. BUMN juga bisa bersaing di pasar terbuka.

"Seperti yang sudah dicontohkan oleh Himbara, di mana ada asing, ada swasta, tapi Himbara-nya masih jadi pemain besar. Sama juga seperti di industri telekomunikasi, ada swasta ada asing, tapi Telkomsel, Telkom-nya masih jadi pemain juga yang utama. Kita ingin pastikan seluruh dari BUMN yang ada, bisa bersaing secara leluasa dan menjadi sustain untuk supaya mendongkrak fundamental ekonomi Indonesia," kata Erick.

Sebelumnya, Erick menyatakan sebanyak 10 sampai 15 BUMN siap untuk go public atau menjadi perusahaan terbuka agar mampu berkompetisi terutama di era digitalisasi yang dinilai sudah tidak terbendung lagi.

Erick mengatakan sebanyak 10 sampai 15 BUMN yang akan melantai di bursa diharapkan akan mampu bersaing dengan perusahaan lain karena telah dibekali dengan kemampuan digitalisasi yang memadai. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved