Rabu, 16 Juni 2021
  Menkumham: KUHP Warisan Belanda Banyak Menyimpang Asas Hukum Pidana | KBPP Polri Dukung Pembentukan Kampung Tangguh Narkoba | Kejagung: Nilai Aset Sitaan Asabri Capai Rp14 Triliun | Pemerintah Targetkan Satu Juta Vaksinasi Per Hari | Presiden: Terapkan di Kota/Kabupaten Lain | Perdana, Damkar Kampar Bentuk Pos Di Kampar Kiri Hilir
 
 
Selasa, 15/06/2021 - 09:27:17 WIB
Menkumham: KUHP Warisan Belanda Banyak Menyimpang Asas Hukum Pidana
Selasa, 15/06/2021 - 09:24:02 WIB
KBPP Polri Dukung Pembentukan Kampung Tangguh Narkoba
Selasa, 15/06/2021 - 09:20:34 WIB
Kejagung: Nilai Aset Sitaan Asabri Capai Rp14 Triliun
Selasa, 15/06/2021 - 09:07:37 WIB
Didukung TNI dan Polri
Pemerintah Targetkan Satu Juta Vaksinasi Per Hari
Selasa, 15/06/2021 - 09:03:39 WIB
Tinjau Vaksinasi Massal di Stadion Patriot Bekasi
Presiden: Terapkan di Kota/Kabupaten Lain
Selasa, 15/06/2021 - 08:26:00 WIB
Perdana, Damkar Kampar Bentuk Pos Di Kampar Kiri Hilir
Selasa, 15/06/2021 - 08:21:43 WIB
Pelaksanaan APBD tahun 2020
DPRD Kampar Terima Laporan PertanggungJawaban Bupati Kampar
 
Pekanbaru
Tekan Penularan Covid-19 di Pekanbaru
Walikota Pekanbaru Lakukan Sejumlah Langkah Kongkrit

Pekanbaru - Penulis; Poniman - Senin, 31/05/2021 - 11:06:39 WIB
Walikota Kota Pekanbaru DR. H. H Firdaus ST. MT, saat menggelar Konferensi Pers di lantai 3 MPP (Mal Pelayanan Pekanbaru), Kamis (27/5/2021) siang. [Foto: Rsc]
Pekanbaru, Riausidik.com - Menyikapi belum menunjukan angkat menurunnya penularan covid-19, Ketua Tim Gugus Covid-19 Kota Pekanbaru yang juga sebagai Walikota Kota Pekanbaru DR. H. H Firdaus ST. MT, menggelar Konferensi Pers di lantai 3 MPP (Mal Pelayanan Pekanbaru), Kamis (27/5/2021) siang, guna memaparkan sejumlah kebijakan kongkrit yang dilakukan serta sosialisasi.

Dihadapan berbagai media cetak elektronik dan onilen ini, Firdaus menyebutkan, dalam rangka memutus mata rantai covid-19, pihak menyampaikan bahwa sampai hari ini kerja keras sudah dilakukan, ternyata belum membuahkan hasil sebagaimana di harapkan bersama.

"Tingkat penularan covid-19 pada hari terakhir mencapai 660 lebih untuk skala Provinsi Riau, kemudian lebih 200 untuk Kota Pekanbaru, bahkan Riau yang tertinggi skala Indonesia. Bapak Presiden Jokowi sangat peduli dengan peningkatan covid di provinsi riau, sehingga beliau melakukan kunjungan kerja beberapa hari yang lalu, untuk memberikan semangat dan dorongan kepada kita semua, baik pemerintah terutama juga masyarakat untuk kita bersama-sama melakukan gerakan untuk memerangi covid-19 ini," kata Firdaus.

Dikatakannya, strategis memerangi covid-19 ini, bagaimana kita saling bersinergi, saling berkolaborasi, bekerja sama, pemerintah dan masyarakat serta semua kalangan, Pertama disiplin yang tinggi untuk menerapkan protokol kesehatan, melaksanakan 5 M, kendati kita sudah hafal, tetapi kembali kami ingatkan juga, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari tempat kerumunan dan mengurangi perjalanan, itu yang penting, sebutnya.

"Kemudian melaksanakan 3 T, yaitu Testing, Tracing dan Treatment, melakukan penelusuran atau untuk setiap pasien yang positif, dicari kontak langsungnya, agar kita bisa melakukan tindakan, yang diduga tertular setelah kontak langsung. Setelah kita menemukan yang tertular maka kita lakukan tindakan penyembuhan, baik melakukan isolasi mandiri di rumah, bila yang terpapar itu tergolong ringan, kemudian rumahnya juga bisa menerapkan protokol kesehatan," terangnya.


Dilanjutkannya, yang kedua, tracing, bila ringan dan sedang itu ditampung isolasinya ditempat fasilitas-fasilitas yang disediakan pemerintah, baik kota pekanbaru maupun pronvinsi. Kemudian juga bagi yang melakukan isolasi mandiri dirumah itu juga dalam pengawasan oleh petugas dari pemerintah baik melalui posko PPKM di kelurahan dan juga puskesmas untuk memberikan pelayanan, juga memberikan obat-obatan.

Langkah berikutnya kata Firdaus ialah membangun imun secara massal, agar kita membangun kekebalan, tindakan ini agar kita bisa membantu imun itu, maka vaksinasi wajib. Dari 1.136.000 lebih masyarakat kota pekanbaru yang tercatat dicatatan sipil, itu 730.000 ribu itu wajib untuk di vaksin, sesuai kriteria vaksin oleh pemerintah.

"Dari 730.000, kita sudah vaksin 100.000, sehingga masih ada 630.000 kurang lebih yang belum dan untuk segera kita vaksin sampai Desember 2021. Dan ini juga sudah kita laporkan kepada presiden bahwa untuk menyelesaikan vaksinasi 630.000 tadi, dengan waktu kurang lebih 7 bulan kedepan, maka satu bulan kita targetkan, ini harus di vaksin 100.000 warga, maka kamipun secara lisan sudah mengajukan kepada menteri kesehatan dan juga kepada bapak presiden, untuk diberikan kepada masyarakat provinsi dan kota pekanbaru 100.000 vaksin setiap bulan untuk suntikan pertama," sebut Firdaus.

"Tapi kalau 630.000 kali 2 orang setiap keluarga, berarti kita butuh 1.300.000 dosis vaksin. Maka oleh sebab itu, disamping kita melakukan pelayanan reguler vaksin setia hari di 21 Puskesmas, ditambah beberapa Rumah Sakit dan ditambah klinik kita kerjasamakan juga," tambahnya

Firdaus kemudian menyebutkan untuk akselerasi, kita juga melakukan vaksinasi massal, pertama melalu tempat yang kita lakukan kerjasama, di hotel, kemudian juga yang sedang berlangsung hari ini, ada dikantor PGRI, Tempat Fasilitas Olahraga di rumbai kita melakukannya, stadion. Kemudian kita juga masuk ke Kampus.

"Tadi hari ini kita melakukan vaksinasi massal di kampus UINSUSKO dengan target 1.500, berapa jumlah semua yang akan divaksin di kampus itu, UIN SUSKO itu tenaga pengajar, tenaga penunjang pendidikan, itu ada 1.500, kemudian bila ditambah dengan keluarganya, kalau 1 keluarga diambil 3 orang, berarti kita sekitar 5.000. Kemudian mahasiswa/i nya ada 32.000, itu nanti kita lakukan tatap muka, seluruh mahasiswa/i nantinya wajib di vaksin, nah kemudian masyarakat sekitar kampus, ini juga tidak lepas dari kontak mahasiswa tadi yang wajib kita vaksin," jelas orang nomor satu di kota pekanbaru itu.

Langkah kongkrit berikutnya lanjutnya, besok juga akan kita vaksin Kampus UIN, itu juga mencapai 1.500, dengan jumlah mahasiswa lebih dari 30.000, wajib divaksin hingga desember, maka untuk kedua kampus diatas kita menyediakan 50.000 vaksin.

"Maka oleh sebab, selain pelayanan reguler, kemudian juga untuk percepatan ditempat-tempat khusu tadi, maka kita juga menyediakan pelayanan keliling, pelayanan keliling ini diutamakan untuk memperkuat PPKM, jadi kekuatan kita didalam memberantas dan memerangi covid-19 ini, terutama basinya adalah di RT dan Kelurahan plus PPKM, dengan di koordinir oleh Camat dan Lurah. Kemudian diawasi TNI/Polri beserta Tim Covid-19 Kota Pekanbaru," harapnya.

Beberapa unsur yang terlibat dalam memerangi covid-19, menurut Firdaus yakni PPKM, benteng utama kita PPKM dalam memerangi Covid, Kemudian Bus vaksinasi keliling tadi sudah kita luncurkan beberapa bus, ini adalah bagian dalam menguatan yang dapat melayani vaksinasi ke Rt/Rw, terutama di Kota yang masih Zona merah.

Jadwal Bus Vaksin Keliling di Kota Pekanbaru
Upaya lain yang dilakukan Pemko Pekanbaru yakni menyediakan Bus vaksinasi keliling di Kota Pekanbaru menjangkau sejumlah lokasi setiap harinya. Adanya bus ini membantu masyarakat untuk memperoleh vaksin Covid-19. Bus vaksin keliling ini rencananya rencananya mendatangi sejumlah titik, Minggu (30/5/2021). Ada lima titik bus vaksinasi keliling.

"Jadi hari ini bus vaksin keliling kembali menyebar di lima titik," terang Kordinator Bus Vaksinasi Keliling, Khairunnas, Minggu.

Kelima titik tersebut yakni di Jalan Bukit Barisan dekat SMAN 10 Pekanbaru. Masyarakat di Kecamatan Kulim bisa datang ke bus ini. Ada juga bus vaksin keliling di Posko Covid-19 Jalan Bunga Harum. Bus ini bagi masyarakat di Kecamatan Sukajadi.

Kemudian bus lainnya di Kelurahan Bandar Raya, Kecamatan Payung Sekaki. Posisinya berada di Jalan Harapan Jaya No.2B. Bus lainnya juga berada di Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur. Bus ini berada di komplek Perumahan Citra Sari.

Posisi bus lainnya ada di Kecamatan Tuah Madani. Bus berada di Masjid Paripurna Kelurahan Sungai Sibam.


"Sekali lagi upaya maksimal yang kita sediakan, ini tidak cukup bila tidak didukung secara maksimal juga oleh komponen masyarakat disemua eleman masyarakat. dan tentunya bersama dengan Tim covid-19 Kota Pekanbaru dengan pengawasan dan dikungan Tim covid-19 provinsi riau. Mari sama-sama kita untuk menekan penularan/penyebaran covid ini, itu harapan kita," pinta Firdaus. Adv***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved