Sabtu, 02 Juli 2022
  Pemprov Riau Akan Gelar Rakor Gubernur se-Sumatera, Ini yang Bahas | Sejak Januari-Juni, Dishub Riau Tilang 844 Kendaraan ODOL | Jaksa Agung Tetapkan Mantan Dirut Garuda Jadi Tersangka Dugaan Korupsi | Presiden Jokowi: G7 dan G20 Harus Segera Atasi Krisis Pangan | Proses Perkara Masih Penyelidikan, Lsm Segera Surati Kapolri Listyo Sigit | Pj Walikota Pekanbaru Muflihun Hadiri Undangan Presiden Jokowi
 
 
Selasa, 28/06/2022 - 14:24:03 WIB
Pemprov Riau Akan Gelar Rakor Gubernur se-Sumatera, Ini yang Bahas
Selasa, 28/06/2022 - 14:19:47 WIB
Sejak Januari-Juni, Dishub Riau Tilang 844 Kendaraan ODOL
Selasa, 28/06/2022 - 14:03:43 WIB
Jaksa Agung Tetapkan Mantan Dirut Garuda Jadi Tersangka Dugaan Korupsi
Selasa, 28/06/2022 - 13:56:51 WIB
Presiden Jokowi: G7 dan G20 Harus Segera Atasi Krisis Pangan
Selasa, 28/06/2022 - 13:27:04 WIB
Sanotona Zega (18) Meninggal Dunia Akibat Lakalantas
Proses Perkara Masih Penyelidikan, Lsm Segera Surati Kapolri Listyo Sigit
Sabtu, 18/06/2022 - 10:56:51 WIB
Seluruh Kepala Daerah di Istana Negara
Pj Walikota Pekanbaru Muflihun Hadiri Undangan Presiden Jokowi
Sabtu, 18/06/2022 - 10:43:32 WIB
Presiden Bagikan Bansos dan Cek Harga Minyak Goreng di Pasar Baros
Senin, 21/09/2020 - 21:38:12 WIB
Dengan Penegakan Disiplin dan Sanksi Hukum Covid-19
KPU: Pilkada Tetap Dilangsungkan 9 Desember 2020
Senin, 24/02/2020 - 13:14:16 WIB
Dua TPS di Riau Tidak Terdata di Google Map
Rabu, 18/03/2020 - 09:52:22 WIB
Sesuai Jadwal
Menko Polhukam Pastikan Pelaksanaan Pilkada Tetap Berjalan
Sabtu, 15/02/2020 - 10:05:33 WIB
AHY Beri Sinyal Usung Kader di Pilkada Riau
Jumat, 11/09/2020 - 21:03:09 WIB
PSI minta KPU hapus larangan iklan kampanye pilkada di Medsos
Rabu, 05/05/2021 - 13:59:28 WIB
Presiden Jokowi: Rencana Kerja Pemerintah 2022 Usung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural
Selasa, 01/06/2021 - 09:04:43 WIB
Pertamina Akan Rekrut Seluruh Pekerja Blok Rokan
 
Hukum
Kapolri Minta Jajaran Waspadai Penyebaran Omicron

Hukum - ant/mn - Jumat, 17/12/2021 - 13:22:45 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memotivasi anggota Bhayangkari Polri, saat meninjau kegiatan vaksinasi massal di Polda Gorontalo, Kamis (16/12/2021). [ANT]
Jakarta, Riausidik.com - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajarannya untuk mewaspadai penyebaran Omicron, varian baru COVID-19, dengan mempercepat vaksinasi dan memperketat protokol kesehatan.

"Tentunya kita harus lebih waspada tetap patuhi protokol kesehatan karena Omicron ini lima kali lebih cepat penularannya," kata Sigit, dalam keterangan tertulis meninjau pelaksanaan percepatan vaksinasi serentak se-Indonesia di Polda Gorontalo, Kamis.

Sigit mengatakan masuknya Omicron ke Indonesia sudah diumumkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Untuk itu, upaya-upaya pencegahan agar varian baru COVID-19 tersebut tidak semakin menyebar, salah satunya dengan mempercepat vaksinasi agar kekebalan komunal masyarakat terbentuk.

Jenderal bintang empat itu mengkritisi cakupan vaksinasi yang belum merata di sejumlah daerah, ada yang sudah mencapai 90 sampai 100 persen, tapi ada juga daerah yang cakupan vaksinasi COVID-19 belum mencapai 70 persen, sehingga diperlukan akselerasi.

"Akselerasi vaksinasi harus dilakukan terutama daerah yang vaksinasinya masih di bawah. Ini menjadi tugas kita semua mencapai dan mengejar ketertinggalan ini dan mempertahankan pencapaian yang sudah didapat," ucap Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri itu menyebutkan, Presiden Joko Widodo telah menugaskan Polri untuk mengejar target cakupan vaksinasi 70 persen hingga akhir Desember 2021.

Untuk mewujudkan hal itu, kata Sigit, diperlukan strategi, serta kolaborasi semua pihak terkait, Polri-TNI, pemerintah daerah, relawan dan elemen masyarakat.

Sigit juga mengapresiasi keberhasilan penanganan pandemi COVID-19 Indonesia, berkat kerja keras semua pihak. Keberhasilan tersebut dilihat dari "positivity rate" dan keterisian tempat tidur rumah sakit masih di angka normal.

Ia pun meminta capaian-capaian tersebut dipertahankan, karena memberikan harapan bagi masyarakat dan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sigit mengungkapkan, saat ini Indonesia sudah mulai membaik pertumbuhan ekonominya, berada di angka 3,5 sampai 4,5 pada kuartal 3. Sebelumnya di angka 7 dan diharapkan pada kuartal 4 ini masuk diantara 4,5 sampai 5,5.

"Ini bisa dilakukan jika laju COVID-19 betul-betul bisa kita jaga seperti angka sekarang," tutur Sigit.

Dalam kesempatan itu, Sigit juga mengingatkan momen Natal dan tahun baru, dan menekankan kepada masyarakat harus tetap mematuhi prokes agar tidak terjadinya lonjakan pertumbuhan COVID-19.

"Kita jaga bersama dan ini pertaruhan kita," kata Sigit.

Menurut Sigit, kepatuhan masyarakat mentaati prokes, dan kemampuan Indonesia mengendalikan pandemi COVID-19 menjadi pertaruhan bagi Indonesia yang menyelenggarakan agenda Presidensi G20 di 2022 mendatang.

"Bagaimana kita bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dengan menarik investasi dan salah satunya itu bisa terjadi manakala kita betul-betul bisa kendalikan laju COVID-19," ujar Sigit.

Dalam kunjungan kerjanya ke Gorontalo, Sigit juga memantau melalui sambungan virtual pelaksanaan vaksinasi serentak di wilayah Indonesia lainnya, seperti wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

Melalui telekonferensi tersebut, Sigit meminta kapolda, kapolres dan forkopimda untuk merealisasikan target 70 persen cakupan vaksinasi nasional dengan sisa waktu dua pekan.

"Jadi apa yang sudah menjadi target Pak Presiden yaitu pencapaian 70 persen tolong betul-betul di-push. Bagaimana rekan-rekan melakukan strategi-strategi lapangan sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing," kata Sigit mengakhiri arahannya. ***
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved