Selasa, 24 Mei 2022
  Humas Polres Tapsel Raih Penghargaan Terbaik Pemberitaan Media | Presiden Cek Langsung Harga Minyak Goreng | Presiden Jokowi Terima Kunjungan Kehormatan Menlu Serbia | Gubri H Syamsuar Lantik Kamsol dan Muflihun, Ini Tugasnya,.. | KPK Limpahkan Berkas Dua Terdakwa Suap Pemeriksaan Pajak ke Pengadilan | Eks Pramugari Garuda Terima Uang dari Anak Mantan Pejabat Ditjen Pajak
 
 
Senin, 23/05/2022 - 22:37:33 WIB
Humas Polres Tapsel Raih Penghargaan Terbaik Pemberitaan Media
Senin, 23/05/2022 - 22:32:14 WIB
Kunjungi Pasar Muntilan
Presiden Cek Langsung Harga Minyak Goreng
Senin, 23/05/2022 - 22:29:50 WIB
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Kehormatan Menlu Serbia
Senin, 23/05/2022 - 22:07:10 WIB
Berdasarkan SK Mendagri, Pj untuk Kampar dan Pekanbaru
Gubri H Syamsuar Lantik Kamsol dan Muflihun, Ini Tugasnya,..
Kamis, 12/05/2022 - 10:49:36 WIB
KPK Limpahkan Berkas Dua Terdakwa Suap Pemeriksaan Pajak ke Pengadilan
Kamis, 12/05/2022 - 10:44:19 WIB
Eks Pramugari Garuda Terima Uang dari Anak Mantan Pejabat Ditjen Pajak
Kamis, 12/05/2022 - 10:22:09 WIB
Usai Rakor Bupati Kampar dan Ketua DPRD Kampar Tinjau Interchange (IC) Jalan Tol Bangkinang
Senin, 21/09/2020 - 21:38:12 WIB
Dengan Penegakan Disiplin dan Sanksi Hukum Covid-19
KPU: Pilkada Tetap Dilangsungkan 9 Desember 2020
Senin, 24/02/2020 - 13:14:16 WIB
Dua TPS di Riau Tidak Terdata di Google Map
Rabu, 18/03/2020 - 09:52:22 WIB
Sesuai Jadwal
Menko Polhukam Pastikan Pelaksanaan Pilkada Tetap Berjalan
Sabtu, 15/02/2020 - 10:05:33 WIB
AHY Beri Sinyal Usung Kader di Pilkada Riau
Jumat, 11/09/2020 - 21:03:09 WIB
PSI minta KPU hapus larangan iklan kampanye pilkada di Medsos
Rabu, 05/05/2021 - 13:59:28 WIB
Presiden Jokowi: Rencana Kerja Pemerintah 2022 Usung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural
Selasa, 01/06/2021 - 09:04:43 WIB
Pertamina Akan Rekrut Seluruh Pekerja Blok Rokan
 
Pemprov Riau
Dukung Lsm Gerhana Soal Proyek Preservasi Jalan MA. Lembu-Bts Sumbar
Poti Wakil Ketua I DPRD Provinsi Riau Angkat Bicara

Pemprov Riau - Laporan : Tim - Kamis, 12/05/2022 - 10:02:09 WIB
Dua Proyek Kementerian PUPR, yakni Preservasi Jalan MA. Lembu-Bts Sumbar-Riau, dianggarkan dua tahun berturut-turut. [Ft: Tim]
Pekanbaru, Riausidik.com - Membaca berita Riausidik.com bahwa Proyek Preservasi Jalan MA. Lembu - Bts Sumbar, mendapat kuncuran dana dua tahun berturut-turut yakni 2021 dan 2022 melalui Kementerian PUPR Pusat, dengan anggaran mencapai Rp 100 milyar lebih, Ketua I DPRD Provinsi Riau H Syafaruddin Poti SH, turut angkat bicara bahkan mendorong langkah aktis Lsm Gerhana untuk mengusut jika ada indikasi penyimpangan.

"Kita tidak bermaksud menghalangi pembangunan dari pusat untuk daerah, justru berterima kasih untuk itu. Namun melihat sorotan publik baru-baru ini, kita merasa terpanggil. Ini fenomena lama, penganggaran proyek berturut-turut pada jalan yang sama, kerap menuai persoalan bahkan berurusan dengan hukum," kata Poti sapaan sehari-harinya ini, kepada Riausidik.com saat berbincang-bincang pada Rabu (11/5/2022) sore di Gedung Dewan, Pekanbaru.

Dicontohkan Politikus PDI Perjuangan ini, misalkan saja di pemerintahan secara umum saat ini, penganggaran berturut-turut pada suatu item yang sama sudah ditiadakan. "Sekarang sudah ditiadakan pola itu, karena selain kebutuhan sektor lain, penganggaran berturut-turut itu sering menuai masalah. Misal, itemnya satu atau barangnya satu, namun pembiayaan dua kali pengagaran, akhirnya menjadi temuan BPK RI Perwakilan Riau," kata Poti mencotohkan

Namun kendati demikian, saran H Syafaruddin Poti daerah pemilihan Rokan Hulu ini, perlu mendapat informasi resmi dari Kementerian dalam hal ini jajarannya di daerah. "Perlu dapat info resmi, alasan prinsip sampai dianggaran berturut-turut apa?. Kalau tidak ada, kemudian justru ditemukan indikasi, ya kita dorong Lsm untuk kritis dan termasuk langkah yang diambil sesuai mekanisme tentunya," urai Poti mengakhiri perbincangan.

Respon Ketua I DPRD Provinsi Riau H Syafaruddin Poti diatas (red), setelah membaca artikel media ini sebelumnya, yakni perihal penganggaran proyek berturut-turut 2021 dan 2022 dari Kementerian PUPR dengan paket yang sama yakni Preservasi Jalan MA. Lembu - Bts Sumbar, total anggaran mencapai Rp 100 milyar lebih

Dari hasil investigasi Tim Lsm Gerhana bersama media, dilokasi hasil pekerjaan pihak rekanan ditemukan belum usia layak rusak. Ironisnya keburu ditempel dengan paket pekerjaan yang baru, kata lain overlay titik pekerjaan. Melihat kondisi ini, Lsm memutuskan melaporkannya Minggu depan kepada Presiden Jokowi dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Benar, Minggu depan kita laporan proyek tersebut kepada Presiden Jokowi dan KPK, dengan sejumlah dokumen penting seperti foto-foto proyek, termasuk bestek kedua paket proyek," kata Ketua Harian DPN-GERHANA (Dewan Pimpinan Nasional - Gerakan Himpunan Anak Nusantara), Ir. Tommy FM, SH. S.Kom, kepada Riausidik.com, Senin (09/5/2022) siang, di salah satu tempat di Pekanbaru-Riau.

Dikatakan Tommy, bagaimana kita melihat mutu pekerjaan sebelumnya jika keburu dikerjakan (ditempel) dengan paket pekerjaan yang baru. Ini modus baru di Kementerian PUPR di bawah kepemimpinan Basoeki Hadimoeljono, sorotnya.

Dijelaskan Tommy, pada tahun 2021 silam Kementerian PUPR melalui Bina Marga mengkuncurkan dana untuk proyek Preservasi Jala MA. Lembu - Bts Sumbar dengan nilai Rp 37 milyar lebih. Ironisnya pada tahun 2022 ini Kementerian PUPR kembali menggelontorkan dana untuk jalan yang sama (proyek Preservasi Jala MA. Lembu - Bts Sumbar) dengan nilai kontrak lebih tinggi yakni sebesar Rp 71 milyar lebih. Ini ada apa,?" tanya Tommy heran.

"Tujuan laporan kita adalah meminta kepada KPK nantinya melakukan pemeriksaan dengan menggandeng BPK RI, untuk audit investigasi lapangan. Sebab kuat dugaan kita terjadi penyimpangan skala besar dan berjemaah dalam pekerjaan dua proyek raksasa ini di Riau," pinta Tommy yang mengaku pada hari Sabtu sudah berada di Jakarta.

Upaya konfirmasi Riausidik.com kepada Dicky Erlangga selaku Kasatker PJN Wil II Provinsi Riau, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, namun sayangnya telepon saat dihubungi dalam keadaan tidak aktif. Hingga turunnya berita ini belum mendapat tanggapan resmi dari pejabat bersangkutan diatas.

Untuk diketahui, dua proyek preservasi diatas yakni pada tahun 2021 proyek Preservasi Jala MA. Lembu - Bts Sumbar, dimenangkan oleh perusahaan bernama PT. Donny Putra Mandiri, memiliki NPWP 73.650.701.3-216.000, dengan nilai kontrak Rp 37.2 milyar lebih.

Kemudian pada tahun 2022 kembali dinggarkan pada jalan yang sama yakni proyek Preservasi Jala MA. Lembu - Bts Sumbar, dimenangkan oleh perusahaan bernama PT. Putra Hari Mandiri, memiliki NPWP 02.202.089.5-218.000, dengan nilai kontrak Rp 71.5 milyar lebih.

Untuk proses tender proyek 2022 diatas, dari 74 peserta lelang, tahapan dari evaluasi teknis hingga evaluasi harga, muncul hanya tiga nama perusahaan yakni PT. Putra Hari Mandiri, PT. Hasrat Tata Jaya dan PT Triva Abadi, Namun pada seleksi pemenang hingga pemenang berkontrak (tanda berbintang emas) tinggal satu muncul nama yakni PT. Putra Hari Mandiri.

Gubernur Riau Minta Proyek Kementerian PUPR Bermutu
Kita ketahui, diberbagai kesempatan Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar, tepatnya pada saat pertemuan Komisi V DPR RI, di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Senin (11/10/2021) lalui, yang diketuai oleh Syarief Abdullah Alkadrie, selain mengusulkan sejumlah proyek strategis, Gubri juga meminta setiap proyek kementerian PUPR di Riau agar bermutu dengan pengawasan yang ketat.

"Anggaran dari pusat ini cukup besar, maka perlu pengawasan yang ketat agar tepat guna untuk masyarakat riau kita," kata Gubri kala itu. ***

Editor: Wenny
 
 
HOME | ZONARiaU | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF | INDEX
PROFIL | OPINI | PERDA | UNDANG-UNDANG | REDAKSI
Copyright 2011-2014 PT. Elis Pratama Media, All Rights Reserved